Antrean BBM Mengular hingga Simpang Pal 2, Warga Rela Menunggu Sejak Pukul Tujuh Pagi

FAKTA BERITA, BANGKA BARAT – Antrean kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) mengular di SPBU 24.333.128 Pal 3, Kabupaten Bangka Barat, Minggu (11/10/2026) pagi.

Barisan kendaraan bahkan memanjang hingga kawasan simpang empat lampu merah Pal 2, Simpang Menumbing, sehingga menarik perhatian pengguna jalan yang melintas.

Pemandangan antrean panjang tersebut terbilang tidak biasa bagi pengelola SPBU. Sejak pagi, kendaraan roda dua maupun roda empat terus berdatangan dan mengantre untuk mendapatkan BBM bagi kebutuhan aktivitas sehari-hari.

Manager Operasional SPBU Pal 3, Emil, mengaku sempat terkejut melihat kondisi antrean yang begitu panjang pada Minggu pagi. Menurutnya, situasi tersebut berbeda dari kondisi yang biasa terjadi di SPBU yang dikelolanya.

Saat ditemui awak media di lokasi, Emil menjelaskan bahwa persediaan BBM jenis Pertalite dan Pertamax masih tersedia dalam jumlah yang cukup banyak. Ia menduga ketersediaan stok tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat banyak pengguna kendaraan memilih mengisi BBM di SPBU Pal 3.

“Stok Pertalite dan Pertamax tersedia. Saya juga sempat kaget melihat antrean sepanjang ini karena biasanya tidak seperti ini,” ujar Emil.

Di tengah panjangnya antrean, warga tetap bertahan menunggu giliran. Bagi sebagian pengendara, mendapatkan BBM menjadi kebutuhan penting agar kendaraan dapat digunakan untuk bekerja, beraktivitas, maupun memenuhi keperluan keluarga.

Salah satunya Adi, warga Mayang, yang mengaku telah mengantre sejak pukul 07.00 WIB demi mendapatkan Pertalite untuk kendaraan pribadinya.

Adi mengatakan BBM tersebut akan digunakan untuk kebutuhan sendiri, bukan untuk diperjualbelikan kembali. Meski harus menghabiskan waktu cukup lama dalam antrean, ia tetap memilih bertahan hingga mendapatkan bahan bakar.

“Saya sudah mengantre sejak pukul tujuh pagi untuk mengisi Pertalite. BBM ini untuk kendaraan sendiri,” ungkap Adi kepada awak media.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *