FAKTA BERITA, BANGKA BARAT — Antrean panjang kendaraan kembali terjadi di SPBU 24.333.161 Tempilang, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, Rabu (29/7/2026). Fenomena yang disebut warga telah berlangsung hampir setiap hari ini memicu keluhan masyarakat karena dinilai menghambat aktivitas, mengganggu kelancaran lalu lintas, serta menimbulkan pertanyaan terkait efektivitas pengawasan distribusi BBM bersubsidi.
Berdasarkan pantauan di lapangan serta rekaman visual yang diterima, puluhan kendaraan roda dua tampak mengular sejak pagi untuk mendapatkan BBM, khususnya jenis Pertalite. Antrean bahkan memanjang hingga keluar area SPBU dan pada waktu tertentu meluber ke badan jalan, sehingga mempersempit ruang bagi kendaraan lain yang melintas.
Kondisi tersebut membuat masyarakat mempertanyakan mengapa antrean panjang terus berulang, meskipun pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi telah beberapa kali dilakukan oleh aparat dan instansi terkait di berbagai SPBU di Bangka Barat.
Sejumlah warga mengaku harus menghabiskan waktu cukup lama hanya untuk memperoleh BBM. Mereka menilai situasi ini bukan lagi persoalan sesaat, melainkan sudah menjadi masalah yang membutuhkan penanganan serius agar tidak terus berulang.
“Kalau hampir setiap hari seperti ini, tentu sangat mengganggu. Kami hanya ingin mengisi BBM untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi harus mengantre lama. Apalagi kalau antrean sudah sampai ke jalan, risikonya juga membahayakan pengguna jalan lainnya,” ungkap salah seorang warga.
Selain memperlambat aktivitas masyarakat, antrean yang meluber ke badan jalan juga dinilai berpotensi memicu kemacetan serta meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk saat volume kendaraan meningkat.
