FAKTA BERITA, PANGKALPINANG – Kuota haji untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada tahun 2026 resmi ditetapkan sebanyak 1.077 jemaah. Angka ini sedikit meningkat dibanding tahun 2025 yang berjumlah 1.065 jemaah. Meski demikian, penambahan 12 orang ini menegaskan bahwa Bangka Belitung tidak mengalami pengurangan kuota seperti sejumlah kabar yang beredar, melainkan justru mengalami kenaikan 1,13 persen.
Kepastian itu disampaikan Plt. Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Babel, Parija, saat dikonfirmasi mengenai perkembangan kuota haji terbaru. Menurutnya, penambahan kuota tersebut merupakan bagian dari penyesuaian nasional yang kemudian dibagi ke daerah berdasarkan sistem proporsional.
Hanya saja, meski jumlah kuota provinsi sudah ditetapkan, pembagian per kabupaten/kota belum dirilis secara resmi. Saat ini, kantor Kemenag di tujuh kabupaten/kota masih melakukan verifikasi data jemaah yang masuk dalam estimasi keberangkatan.
Di sisi lain, rentang usia jemaah haji 2026 belum dapat dipastikan. Hal itu karena nama-nama calon jemaah yang berangkat belum diumumkan secara resmi, sehingga Kemenag belum dapat memetakan komposisi umur, terutama terkait dominasi jemaah lansia yang setiap tahun menjadi atensi pemerintah.
Meski data jemaah belum final, pemerintah tidak menunggu. Persiapan administrasi hingga teknis keberangkatan sudah mulai berjalan. Di tingkat kabupaten/kota, proses verifikasi daftar tunggu dilakukan bersamaan dengan tahapan perekaman Saudi Visa Bio, penyusunan dokumen, dan persiapan penerbitan paspor.
