Pemkot Pangkalpinang Fokus Tingkatkan Ekonomi Daerah Lewat Optimalisasi Jasa dan Teknologi di 2026

FAKTA BERITA, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang menegaskan bahwa arah pembangunan tahun 2026 akan difokuskan pada penguatan sektor perdagangan dan jasa, dengan dukungan teknologi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Hal ini disampaikan Pj Wali Kota Pangkalpinang, M. Unu Ibnudin, usai menghadiri Rapat Paripurna ke-21 dan ke-22 Masa Persidangan III Tahun 2025 di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Pangkalpinang, senin (28/7/2025).

Agenda utama rapat paripurna tersebut meliputi penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026, serta laporan hasil reses Anggota DPRD tahun 2025.

Unu menjelaskan bahwa pemerintah akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan kontribusi sektor jasa berbasis teknologi. Ia mencontohkan bagaimana kemajuan digital telah mempermudah masyarakat dalam bertransaksi dan berbelanja.

“Secara tidak sadar, jasanya banyak, pendapatannya banyak, tapi caranya mudah. Dengan teknologi, semuanya menjadi efisien,” kata Unu kepada wartawan.

Ia menyebut, setelah APBD 2025 tertekan akibat pembiayaan Pilkada ulang, kondisi fiskal Pangkalpinang diharapkan kembali pulih pada 2026. Fokus anggaran ke depan akan diarahkan untuk menggenjot pendapatan asli daerah agar pembangunan bisa dibiayai secara mandiri dan berkelanjutan.

“Kami mendorong seluruh instansi dan OPD untuk mengoptimalkan potensi pendapatan, baik dari pajak, retribusi, maupun pemanfaatan aset daerah. Jangan tidur saja, harus aktif menggali potensi yang ada,” tegasnya.

Selain ekonomi, Pemkot juga akan memperkuat perlindungan perempuan dan anak. Dalam hal ini, Pemkot telah menggandeng akademisi dari Universitas 12 Agustus dan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) untuk penguatan sosialisasi dan pendampingan melalui forum dan satuan tugas yang telah dibentuk.

“Kami pastikan tidak ada masyarakat, khususnya anak-anak, yang mendapat perlakuan tidak baik. Laporkan jika ada, kami siap menangani dan mengantisipasi. Ini tanggung jawab bersama,” ucap Unu.

Rapat paripurna ini turut dihadiri Sekda Kota Pangkalpinang, seluruh pejabat eselon II, Direktur RSUD Depati Hamzah, Kabag Setdako, camat, lurah, serta tamu undangan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *