FAKTA BERITA, PANGKALPINANG – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin dan Dessy Ayutrisna, menawarkan strategi pembangunan berbasis tiga sektor utama, yakni ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Konsep tersebut mereka sebut sebagai “Segitiga Pembangunan”, yang diyakini menjadi fondasi dalam mewujudkan Pangkalpinang yang lebih bermartabat dan sejahtera, Jumat (25/07/2025).
Menurut Prof Udin, sapaan akrab Saparudin, pendekatan pembangunan ke depan harus menyeluruh dan berimbang, dengan menempatkan manusia sebagai pusat dari seluruh kebijakan.
“Ekonomi harus tumbuh, pendidikan harus mencerdaskan, dan kesehatan harus dijamin. Ini adalah tiga poros utama dalam menciptakan kesejahteraan yang adil dan berkelanjutan,” ujar Prof Udin.
Ia menjelaskan, pembangunan ekonomi tidak bisa berdiri sendiri tanpa didukung oleh kualitas pendidikan dan layanan kesehatan yang baik. Ketimpangan akan terjadi jika ketiganya tidak berjalan sinergis.
“Kalau ekonomi tumbuh tapi pendidikan tertinggal, kita akan hadapi krisis SDM. Sebaliknya, jika pendidikan maju tapi tidak ada dukungan ekonomi, itu akan melahirkan pengangguran terdidik. Begitu juga kesehatan, masyarakat yang sakit tidak akan mampu produktif,” tegasnya.
Pasangan Prof Udin–Cece menegaskan bahwa pembangunan manusia adalah prioritas utama. Mereka menginginkan SDM Pangkalpinang yang sehat, cerdas, dan mampu bersaing di tengah perkembangan zaman.
“Dengan strategi segitiga ini, kami ingin Pangkalpinang bukan hanya maju secara fisik, tetapi juga kuat secara sosial dan tangguh menghadapi tantangan,” tambahnya.
Pasangan ini optimistis, bila diberi kepercayaan memimpin lima tahun ke depan, konsep Segitiga Pembangunan akan menjadi tonggak kemajuan Pangkalpinang menuju kota yang lebih adil, sejahte
ra, dan bermartabat.
