DPRD Babel Pastikan APBD 2027 Tak Andalkan Dana Pinjaman

FAKTA BERITA, PANGKALPINANG – DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memastikan pembahasan Ranperda Perubahan APBD 2026 dan Ranperda APBD 2027 akan diarahkan pada penguatan fiskal daerah serta penggunaan anggaran yang hati-hati dan tepat sasaran, setelah Gubernur Babel Hidayat Arsani menyerahkan kedua dokumen tersebut dalam Rapat Paripurna DPRD Babel di Air Itam, Pangkalpinang, Senin (31/8/2026).

Wakil Ketua DPRD Babel, Edi Nasapta, menyebut postur APBD 2027 berada di kisaran Rp2 triliun lebih. Dalam pembahasan anggaran tersebut, DPRD bersama pemerintah daerah sepakat untuk tidak menggunakan dana pinjaman sebagai sumber pembiayaan pembangunan.

Sikap tersebut menjadi perhatian DPRD di tengah kebutuhan pembiayaan berbagai program pembangunan, termasuk rencana pembangunan RS Jantung yang disebut harus ditunda karena tidak menggunakan skema dana pinjaman.

“Kita semua sepakat dengan Pak Gubernur untuk tidak memakai dana pinjaman. Mudah-mudahan pemerintah pusat segera mengucurkan DBH dan royalti timah,” kata Edi.

Menurut DPRD, kondisi fiskal daerah harus menjadi pertimbangan utama dalam menentukan program dan kegiatan yang masuk dalam APBD 2027. Pembahasan tidak hanya melihat besaran anggaran, tetapi juga memastikan kemampuan keuangan daerah mampu menopang program yang telah direncanakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *