Tugu ThorCon Muncul di Pulau Gelasa, Warga Bertanya Proyek PLTN Diam-Diam Berjalan?

FAKTA BERITA, BANGKA TENGAH – Penemuan sebuah tugu penanda atau bench mark berlogo ThorCon International Pte. Ltd. di Pulau Gelasa, Kabupaten Bangka Tengah, memicu kembali penolakan masyarakat Desa Batu Beriga terhadap rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di wilayah tersebut.

Tugu berbahan semen itu ditemukan oleh nelayan lokal dan kemudian videonya diunggah melalui akun TikTok @batuberiga1. Dalam video tersebut terlihat sebuah penanda bertuliskan “THORCON, BM 4 THORCON INTERNATIONAL PTE. LTD” yang dilengkapi angka koordinat lokasi serta keterangan “Dilarang Merusak dan Mengganggu Tanda Ini”.

Pada bagian tugu juga tercantum angka tahun 2021. Temuan tersebut kemudian menjadi perhatian warga Batu Beriga karena Pulau Gelasa selama ini memiliki keterkaitan dengan aktivitas nelayan serta kawasan perairan yang menjadi bagian dari ruang hidup masyarakat pesisir.

Melalui video tersebut, masyarakat Batu Beriga mempertanyakan dasar pemasangan penanda tersebut, termasuk aktivitas yang dilakukan di Pulau Gelasa. Mereka juga meminta penjelasan terbuka mengenai klaim dukungan masyarakat terhadap rencana pembangunan PLTN di kawasan tersebut.

“Kami masyarakat Batu Beriga mempertanyakan tujuan dan dasar pemasangan tugu tersebut, serta meminta penjelasan terbuka terkait klaim dukungan 85 persen terhadap rencana PLTN,” tegas narator dalam video tersebut.

Masyarakat menegaskan keberadaan penanda tersebut semakin memperkuat pertanyaan mereka mengenai aktivitas yang telah dilakukan di lokasi yang direncanakan menjadi bagian dari proyek PLTN. Mereka juga menyatakan penolakan terhadap rencana pembangunan pembangkit nuklir di Pulau Gelasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *