WCD Indonesia 2026 di Bangka Tengah Kumpulkan 6,048 Ton Sampah

SEPUTARFAKTA, BANGKA TENGAH — Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah memperingati World Cleanup Day (WCD) Indonesia 2026 dengan menggelar aksi gotong royong membersihkan kawasan Pasar Modern Koba.

Kegiatan yang mengusung tema “Aksi Bersih Pemuda-Pemudi Merdeka dari Sampah” tersebut dilaksanakan secara terpusat dan melibatkan sekitar 200 peserta yang berasal dari perwakilan petugas kebersihan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah.

Kegiatan turut diikuti Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, Wakil Bupati, Efrianda, Sekretaris Daerah, Ahmad Syarifullah Nizam, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka Tengah, Ari Yanuar Prihatin, mengatakan kegiatan WCD tidak sekadar menjadi agenda bersih-bersih lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya pengelolaan sampah.

Menurutnya, dari aksi gotong royong yang dipusatkan di kawasan Pasar Modern Koba tersebut, terkumpul sampah sebanyak empat truk dengan total mencapai 6,048 ton.

“Dalam kegiatan WCD tahun ini, yang diikuti Bupati, Wakil Bupati, Sekda, serta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, kita berhasil mengumpulkan sampah sebanyak empat truk dengan total 6,048 ton,” ujar Ari Yanuar Prihatin, Senin (21/9/2026) di Koba.

Ia menjelaskan, keterlibatan unsur pemerintah dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kesadaran bahwa persoalan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan atau Dinas Lingkungan Hidup, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“WCD ini menjadi momentum untuk mengingatkan kembali bahwa persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah, masyarakat, dunia usaha maupun komunitas memiliki peran dalam menjaga kebersihan dan mengelola sampah dengan baik,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *