FAKTA BERITA, PANGKALPINANG – Kehadiran mantan Wali Kota Pangkalpinang dua periode, H. Sofyan Rebuin, dalam kegiatan khitanan massal bersama Dessy Ayutrisna di Kelurahan Bukit Sari, bukan sekadar nostalgia, melainkan sinyal kuat estafet kepemimpinan dari generasi senior kepada pemimpin muda.Minggu (29/6/2025).
Sofyan Rebuin, yang pernah menjabat sebagai Wali Kota Pangkalpinang era 1993–2003 dan juga mantan Sekda Provinsi Sumatera Selatan, tampak hadir langsung mendampingi Cece Dessy, calon wakil wali kota Pangkalpinang, dalam kegiatan sosial yang menyasar puluhan anak dari berbagai wilayah kota atas.
Bagi sebagian warga, kehadiran tokoh senior itu menjadi penegas bahwa gerakan yang diusung pasangan Prof. Saparudin dan Cece Dessy bukan sekadar pencitraan politik jelang Pilkada, tapi merupakan gerakan perubahan yang mendapat dukungan penuh dari berbagai lapisan.
“Kehadiran Pak Sofyan di tengah kegiatan sosial seperti ini menunjukkan ada kesinambungan nilai antara pemimpin dulu dan sekarang. Ini penting sebagai pondasi untuk membangun kota yang berkelanjutan,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
Dalam kegiatan yang digelar di Masjid Nururrohmah itu, para peserta tidak hanya mengikuti prosesi khitanan massal secara gratis, tetapi juga mendapatkan bingkisan dan doa bersama. Kehadiran tokoh lintas generasi memberikan nuansa kekeluargaan dan kebersamaan yang kuat.
Cece Dessy sendiri menyambut hangat kehadiran Sofyan Rebuin. Ia menyebut, sosok seperti Sofyan bukan hanya panutan, tapi juga sumber inspirasi dalam membangun etika kepemimpinan dan kedekatan dengan rakyat.
“Kami belajar dari beliau. Kepemimpinan tidak hanya soal jabatan, tapi tentang merawat kepercayaan masyarakat dengan kerja nyata,” ujar Cece Dessy usai kegiatan.
Munculnya sosok Sofyan Rebuin di tengah-tengah masyarakat bersama tokoh muda seperti Cece Dessy dinilai mempertegas arah perjuangan politik yang mengakar pada nilai-nilai lokal, serta menjembatani semangat generasi lama dan semangat baru dalam membangun Pangkalpinang ke depan.
