Polsek Tempilang Ungkap Dugaan Peredaran Sabu, 14 Paket dan Uang Rp3 Juta Disita

FAKTA BERITA, BANGKA BARAT – Polsek Tempilang, Polres Bangka Barat, mengungkap dugaan tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) penegakan hukum (Gakkum). Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pemuda berinisial AR (21) di sebuah rumah kontrakan di RT 06, Desa Air Lintang, Kecamatan Tempilang, Senin (19/10/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

Dari lokasi tersebut, petugas menyita 14 paket yang diduga berisi sabu, terdiri atas 12 paket kecil dan dua paket besar. Polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Mio GT warna hitam, tas pinggang warna cokelat, plastik merah yang digunakan untuk menyimpan barang tersebut, serta uang tunai sebesar Rp3 juta yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.

Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso, mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari patroli malam yang dilakukan Tim Ulat Bulu Resintel Polsek Tempilang di sekitar Pantai Selepuk, Desa Air Lintang.

“Dalam pelaksanaan KRYD Gakkum, personel menerima informasi dari masyarakat mengenai dugaan aktivitas peredaran narkotika jenis sabu. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan hingga petugas menemukan lokasi tempat tinggal terduga pelaku,” ujar IPTU Yos Sudarso.

Sebelum melakukan penggerebekan, personel Resintel berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas Desa Air Lintang dan personel piket Polsek Tempilang. Penggeledahan di rumah kontrakan tersebut juga disaksikan oleh Ketua RT setempat.

Saat petugas tiba, AR diketahui sedang tidur. Polisi kemudian melakukan penggeledahan dan menemukan sejumlah paket yang diduga berisi sabu di dalam bungkusan plastik merah yang tersimpan bersama pakaian milik terduga pelaku.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, terduga pelaku mengakui barang tersebut miliknya. Ia mengaku mendapatkan sabu dari wilayah Kabupaten Bangka Selatan untuk dibawa ke Kecamatan Tempilang dan dijual kembali,” kata Yos.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *