FAKTA BERITA, BANGKA TENGAH Persiapan Kabupaten Bangka Tengah menghadapi sekaligus menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XV Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2026 terus dimatangkan.
Sebanyak 63 calon peserta telah mengikuti pembinaan dan seleksi tahap pertama yang berlangsung selama tiga hari, sejak Kamis (27/8/2026). Rangkaian tersebut ditutup di Gedung Diklat Kabupaten Bangka Tengah, Sabtu (29/8/2026).
Pembinaan menjadi bagian dari proses penjaringan peserta yang nantinya akan memperkuat kafilah Bangka Tengah pada ajang MTQH tingkat provinsi. Selain kemampuan pada masing-masing cabang, kesiapan mental peserta turut menjadi perhatian dalam proses tersebut.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Bangka Tengah Wahyu Nurrakhman yang mewakili Bupati Bangka Tengah mengatakan proses pembinaan harus dimanfaatkan untuk membentuk karakter dan mental peserta.
Menurutnya, keterbatasan selama mengikuti pembinaan justru harus dipandang sebagai bagian dari proses menempa diri sebelum menghadapi kompetisi.
“Semua orang hebat di dunia ini dididik dan dibor dengan keras. Tidak ada yang dengan lemah. Pasti dengan keras, karena memang itulah yang akan melahirkan mental-mental yang kuat,” ujar Wahyu.
Ia meminta calon kafilah yang nantinya terpilih tidak hanya berorientasi pada perolehan juara. Mereka juga diminta menjaga sikap, tawaduk, serta nama baik daerah selama mengikuti MTQH.
“Kepada para peserta yang terpilih mewakili Kabupaten Bangka Tengah di MTQH tingkat provinsi, saya berpesan, jagalah amanah ini. Bukan hanya mengejar juara, tapi jadilah duta Al-Qur’an yang membawa nama baik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di tingkat nasional,” katanya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Tengah Jamaludin mengatakan pembinaan akan terus dilanjutkan meski tahap pertama telah berakhir.
