Hari Pangan Sedunia 2026, Bangka Tengah Kembangkan Padi Hume dan Pangan Lokal

FAKTA BERITA, BANGKA TENGAH – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah memperkuat ketahanan pangan melalui pengembangan padi hume di lahan sawit yang belum menghasilkan, diversifikasi pangan lokal, pemanfaatan pekarangan, serta Gerakan Pangan Murah (GPM). Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kemandirian pangan sekaligus membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau, Jumat (16/10/2026).

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bangka Tengah, Dian Akbarini, mengatakan pemanfaatan potensi lokal menjadi salah satu strategi untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

“Prinsip kami, bagaimana memanfaatkan segala sumber daya alam lokal agar bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Dian. Jumat, (16/10/2026).

Salah satu program yang dikembangkan adalah Tampah Duit, yakni penanaman padi hume di sela tanaman kelapa sawit yang belum menghasilkan. Program yang berjalan sejak 2023 ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan lahan sekaligus membantu petani memenuhi kebutuhan beras rumah tangga.

Dian mengatakan, minat masyarakat untuk mengikuti program tersebut mulai meningkat setelah melihat hasil budidaya petani lain.

“Awalnya sedikit karena masyarakat ingin melihat hasilnya. Setelah melihat kawan-kawan berhasil, akhirnya mereka ikut menanam,” katanya.

Menurut Dian, program padi hume tidak semata-mata ditujukan untuk meningkatkan produksi beras dalam skala besar, tetapi juga membantu keluarga petani memenuhi sebagian kebutuhan pangan secara mandiri. Hasilnya tetap bergantung pada luas lahan, keberhasilan budidaya, dan jumlah panen.

Selain mengembangkan padi hume, pemerintah daerah mendorong diversifikasi pangan melalui pemanfaatan umbi-umbian, jagung, keladi, dan sukun. Langkah ini diharapkan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap beras sebagai sumber karbohidrat utama.

“Kalau berbicara tentang pangan, cakupannya luas. Sumber karbohidrat itu banyak. Ada slogan, kenyang tidak harus dengan nasi,” ujar Dian.

Ia menilai, pemanfaatan pangan lokal perlu diikuti edukasi agar masyarakat lebih mengenal dan mengonsumsi sumber pangan yang tersedia di lingkungan sekitar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *