SEPUTARFAKTA, BANGKA BARAT – Di balik deru mesin alat berat dan hilir mudik truk pengangkut material, tersimpan harapan baru bagi warga Kelurahan Menjelang. Harapan agar banjir yang selama ini kerap menghantui setiap musim hujan perlahan dapat diminimalkan melalui langkah sederhana namun berdampak besar, yakni mengembalikan fungsi saluran drainase.
Harapan itu diwujudkan dalam aksi gotong royong yang dipimpin Anggota Komisi III DPRD Bangka Barat, Eddy Nayu, bersama masyarakat, Hafiz selaku pengawas lapangan dari pihak kelurahan, serta didukung penuh oleh lurah beserta jajarannya Minggu (5/7/2026) Pagi.
Parit yang sebelumnya nyaris hilang dari pandangan akibat tertutup pasir, tanah, dan endapan selama bertahun-tahun kini kembali dibuka. Sebuah excavator (PC) dan sejumlah truk disiagakan untuk mengangkut material yang menghambat aliran air.
Hingga pelaksanaan kegiatan, normalisasi saluran telah mencapai kurang lebih 500 meter. Angka tersebut bukan sekadar ukuran panjang parit yang dibersihkan, melainkan simbol dari kepedulian dan semangat kebersamaan yang mulai kembali tumbuh di tengah masyarakat.
Eddy Nayu mengatakan, persoalan banjir tidak cukup hanya diselesaikan melalui pembangunan infrastruktur. Menurutnya, keberhasilan penanganan banjir juga bergantung pada kesadaran semua pihak untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan saluran air tetap berfungsi.
“Hari ini kami berkoordinasi langsung di lapangan bersama Pak Hafiz selaku pengawas, dengan dukungan penuh dari Ibu Lurah beserta jajaran dan masyarakat. Alhamdulillah, proses normalisasi parit berjalan dengan baik, aman, dan lancar. Hingga saat ini, pembersihan saluran yang tertutup pasir dan tanah telah mencapai kurang lebih 500 meter. Kami berharap pekerjaan ini dapat mengurangi potensi banjir saat hujan turun serta menjadi langkah awal untuk terus menjaga kebersihan lingkungan secara bersama-sama,” ujar Eddy.
