FAKTA BERITA, PANGKALPINANG — Bawaslu Kota Pangkalpinang mulai menelusuri dugaan pelanggaran netralitas ASN yang terekam dalam sebuah video viral di media sosial. Ketua Bawaslu Kota Pangkalpinang, Imam Ghazali, menegaskan bahwa pihaknya telah menetapkan video tersebut sebagai informasi awal dugaan pelanggaran.
“Video yang beredar itu sudah kami tetapkan sebagai informasi awal dan saat ini sedang kami telusuri,” ujar Ketua Bawaslu Kota Pangkalpinang Imam Ghozali saat dikonfirmasi. Sabtu (3/8/2025).
Imam menjelaskan, keputusan tersebut merupakan hasil rapat pleno pimpinan Bawaslu Kota Pangkalpinang yang digelar sehari sebelumnya. Untuk menindaklanjuti informasi awal tersebut, Bawaslu telah membentuk tim penelusuran yang mulai bekerja pada hari yang sama.
“Tim ini bertugas mencari dan mengklarifikasi kebenaran dari dugaan pelanggaran netralitas ASN yang diduga terjadi di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang,” terangnya.
Menurut Imam, proses penelusuran akan dilakukan dengan mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak, termasuk mereka yang ada dalam video serta pihak-pihak lain yang berkaitan. Setelah proses selesai, Bawaslu akan kembali menggelar rapat pleno untuk membahas hasil penelusuran.
“Bila memang ditemukan pelanggaran, tentu akan kami tingkatkan ke tahap penanganan sesuai dengan Perbawaslu Nomor 8 Tahun 2020, yang sudah diubah dengan Perbawaslu 9 Tahun 2024,” jelas Imam.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga netralitas aparatur sipil negara di seluruh tahapan Pilkada Ulang 2025 yang tengah berlangsung.
“Kami mengimbau seluruh ASN untuk tetap netral. Ini penting demi menjaga integritas dan kepercayaan publik dalam proses demokrasi di Kota Pangkalpinang,” tegasnya.
Bawaslu menyatakan komitmennya untuk menangani setiap dugaan pelanggaran secara profesional dan transparan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
