DLH Bangka Tengah Dorong Pembentukan Bank Sampah di Seluruh Desa dan Sekolah

SEPUTARFAKTA, BANGKA TENGAH – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka Tengah terus mendorong penguatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui pembentukan dan optimalisasi bank sampah di seluruh desa serta sekolah. Langkah tersebut dinilai menjadi salah satu upaya efektif dalam mengurangi timbunan sampah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap nilai ekonomi sampah.

Kepala Bidang Persampahan DLH Kabupaten Bangka Tengah, Bram Wijaya, atas seizin Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ari Yanuar Prihatin, mengatakan keberadaan bank sampah perlu menjadi perhatian bersama karena mampu mendorong pengelolaan sampah dimulai dari sumbernya.

“Melalui bank sampah, kami berharap pengelolaan sampah dapat dilakukan dari sumbernya. Ini menjadi langkah penting untuk mengurangi timbunan sampah sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” kata Bram Wijaya, Jumat (10/7/2026).

Selain mendorong pembentukan bank sampah, DLH juga mengajak masyarakat untuk mulai membiasakan memilah sampah sejak dari rumah tangga. Sampah organik dinilai masih memiliki nilai manfaat karena dapat diolah menjadi pupuk maupun pakan ternak sehingga tidak seluruhnya berakhir di tempat pembuangan akhir.

Upaya tersebut dinilai penting mengingat produksi sampah di Kabupaten Bangka Tengah masih tergolong tinggi. Berdasarkan data DLH, jumlah penduduk Kabupaten Bangka Tengah mencapai 217.173 jiwa dengan timbunan sampah sekitar 117,27 ton per hari atau setara 42.804,80 ton per tahun.

Sementara itu, wilayah ibu kota Kabupaten Bangka Tengah yang dihuni sekitar 41.178 jiwa menghasilkan timbunan sampah sekitar 22,24 ton per hari atau mencapai 8.116,18 ton per tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *