FAKTA BERITA, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Pendidikan menggelar Seminar Pendidikan Inklusi yang diikuti puluhan guru jenjang SD dan SMP sebagai langkah memperkuat sekolah ramah Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), di Bangka City Hotel, Selasa (22/4/2026).
Kegiatan yang bekerja sama dengan Penerbit Erlangga itu bertujuan meningkatkan kapasitas tenaga pendidik dalam memahami karakter, kebutuhan, serta metode pembelajaran yang tepat bagi siswa berkebutuhan khusus di sekolah umum.
Narasumber seminar, Dr. Brigita Puridawaty, menegaskan setiap anak memiliki potensi yang harus dikembangkan dan membutuhkan pendekatan sesuai karakter masing-masing.
“Setiap anak memiliki potensi yang harus dikembangkan. Anak berkebutuhan khusus bukan untuk dikasihani, melainkan dipahami dan didampingi dengan metode belajar yang sesuai,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tumbuh kembang anak sangat dipengaruhi lingkungan serta stimulasi sejak dini. Karena itu, guru dan orang tua perlu memahami penyebab serta karakter kebutuhan khusus agar tidak muncul stigma negatif terhadap anak maupun keluarga.
Dalam pemaparannya, Brigita juga menjelaskan berbagai jenis kebutuhan khusus seperti disleksia, autisme, ADHD hingga hambatan fisik yang masing-masing memerlukan pola pendampingan berbeda dalam proses belajar mengajar.
