FAKTA BERITA, PANGKALPINANG – Calon Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna atau yang akrab disapa Cece Dessy kembali menyapa masyarakat. Kali ini ia bersilaturahmi dengan warga di Jalan Rukun, Kelurahan Air Kepala Tujuh, Kecamatan Gerunggang, Minggu (27/7/2025).
Kunjungan Cece Dessy yang berlangsung hangat ini dihadiri mayoritas ibu rumah tangga. Dalam kesempatan tersebut, ia mendengar langsung beragam keluhan dan aspirasi warga, mulai dari kebutuhan lapangan kerja, pelayanan kesehatan, hingga harga bahan pokok yang semakin tinggi.
“Ini semua kan keluhan dari seorang ibu, emak-emak, wanita yang ada di daerah sini. Mungkin saya juga sama, saya seorang ibu dan juga wanita. Jadi saat keluhan dan aspirasi disampaikan, alhamdulillah sebelumnya sudah kami rancang dan masuk ke program kita,” ujar Dessy.
Cece Dessy menjelaskan bahwa bersama pasangannya, calon Wali Kota Prof Saparudin, mereka telah merancang program prioritas pembangunan yang dinamakan “Segitiga Emas Pembangunan”. Program tersebut memfokuskan pada tiga kebutuhan utama masyarakat: lapangan kerja, kesehatan, dan ketahanan pangan.
“Kalau ibu-ibu ini sederhana kok. Mereka cuma minta ada pekerjaan buat anak-anak mereka, jaminan kesehatan yang pasti, dan pangan murah agar mereka bisa terus masak makanan bergizi untuk keluarga,” jelas Dessy.
Kehadiran Cece Dessy disambut baik oleh warga. Wati (43), seorang ibu rumah tangga yang ikut hadir dalam pertemuan itu, menyampaikan harapannya agar keluhan mereka bisa benar-benar diwujudkan.
“Cece ini beda. Dia dengar langsung dari kami. Kami cuma ingin anak-anak kami jangan nganggur, kalau sakit bisa berobat tanpa ribet, dan sembako jangan mahal-mahal. Kalau bisa itu diwujudkan, kami dukung penuh,” ucap Wati.
Sementara itu, Nurlela (50), warga lainnya, berharap Cece Dessy tetap konsisten turun ke masyarakat meskipun nanti sudah terpilih.
“Yang penting jangan hanya datang waktu mau pemilihan saja. Kami senang kalau ada pemimpin yang mau turun ke bawah, dengar kami langsung,” kata Nurlela.
Dessy menyatakan dirinya akan terus berkeliling untuk mendengarkan keluhan masyarakat secara langsung. Ia meyakini, pembangunan harus berangkat dari kebutuhan riil warga, bukan hanya dari angka dan statistik.
“Makanya saya akan berjuang untuk kesejahteraan ibu rumah tangga, karena saya yakin dengan ibu yang sehat dan sejahtera, akan tumbuh anak-anak yang sukses, dan itu kunci membangun Pangkalpinang,” tegasnya.
