Reses di Simpang Perlang, Syamsu Khairil Serap Aspirasi Warga: Persampahan hingga Layanan IKD Jadi Sorotan

FAKTA BERITA, BANGKA TENGAH – Reses bukan sekadar agenda pertemuan antara wakil rakyat dan masyarakat. Bagi anggota DPRD Kabupaten Bangka Tengah, Syamsu Khairil, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mendengar langsung persoalan yang dihadapi warga sekaligus menghimpun aspirasi yang perlu diperjuangkan melalui lembaga legislatif.

Hal itu terlihat dalam kegiatan Reses Masa Sidang III Tahun Sidang II Tahun 2026 yang dilaksanakan Syamsu Khairil di Kelurahan Simpang Perlang, Kabupaten Bangka Tengah.

Sejumlah persoalan masyarakat menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut, salah satunya berkaitan dengan persampahan. Warga menyampaikan kebutuhan terhadap penambahan fasilitas tempat sampah sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan tertata.

Persoalan tersebut kemudian tidak hanya dilihat dari sisi ketersediaan sarana. Syamsu juga mendorong adanya kesadaran masyarakat untuk mulai melakukan pemilahan sampah dari rumah.

Menurutnya, persoalan persampahan tidak dapat diselesaikan hanya dengan menambah tempat pembuangan sampah. Perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah dari sumbernya juga menjadi bagian penting.

“Persoalan sampah harus kita selesaikan bersama. Pemerintah perlu memastikan fasilitas tersedia, tetapi masyarakat juga harus memiliki kepedulian untuk menjaga lingkungan, salah satunya dengan memilah sampah sejak dari rumah,” ujar Syamsu Khairil, Rabu (16/9/2026) di Koba.

Ia menilai kebiasaan memilah sampah dapat menjadi langkah sederhana namun penting dalam membangun sistem pengelolaan persampahan yang lebih baik.

Selain persoalan lingkungan, Identitas Kependudukan Digital (IKD) turut menjadi perhatian dalam agenda reses tersebut.

Syamsu mendorong agar penerapan IKD tidak hanya berhenti pada aspek digitalisasi administrasi kependudukan, tetapi benar-benar dipahami dan dimanfaatkan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *