Cegah Anemia, Pemkab Basel Gerakkan Aksi Bergizi di Sekolah

FAKTA BERITA, BANGKA SELATAN, — Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan memperkuat upaya pencegahan anemia di kalangan remaja melalui Penggerakan Aksi Bergizi Kabupaten Bangka Selatan Tahun 2026 di halaman SMPN 5 Toboali, Selasa (15/9/2026).

Program yang digelar Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana tersebut menyasar lingkungan sekolah sebagai salah satu ruang strategis membangun kebiasaan hidup sehat sejak usia remaja.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Bangka Selatan, dr. Agus Pranawa, mengatakan anemia masih menjadi persoalan kesehatan yang perlu mendapat perhatian. Berdasarkan Riskesdas 2018, prevalensi anemia mencapai 26,8 persen pada anak usia 5–14 tahun dan 32 persen pada kelompok usia 15–24 tahun.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga dapat memengaruhi aktivitas dan proses belajar anak.

“Kesehatan adalah kunci utama untuk belajar dengan semangat dalam meraih cita-cita. Tubuh yang sehat membuat kita bisa bermain juga belajar riang gembira,” ujar Agus.

Aksi Bergizi mengintegrasikan tiga intervensi utama, yakni sarapan dan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) bersama di sekolah setiap minggu, edukasi gizi lintas sektor, serta komunikasi perubahan perilaku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *