FAKTA BERITA, BANGKA BARAT — Pemerintah Kabupaten Bangka Barat menggelar Sidang Paripurna Hari Jadi ke-23 Kabupaten Bangka Barat dengan menyoroti berbagai capaian pembangunan sekaligus tantangan ekonomi dan peningkatan angka kemiskinan yang masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah, Senin (26/5/2026).
Sidang paripurna tersebut dihadiri Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Babel serta DPRD Bangka Barat, jajaran OPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan hingga unsur presidium pembentukan Kabupaten Bangka Barat.
Dalam pidatonya, pemerintah daerah menegaskan peringatan hari jadi bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum refleksi perjalanan daerah sejak pemekaran hingga saat ini.
Pemkab Bangka Barat juga memaparkan sejumlah indikator pembangunan daerah yang mengalami peningkatan maupun penurunan dalam beberapa tahun terakhir.
Salah satu capaian yang disoroti yakni meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 71,36 menjadi 72,23. Kenaikan tersebut dinilai menunjukkan adanya perbaikan kualitas pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia di daerah.
Namun di sisi lain, pemerintah daerah mengakui masih menghadapi tantangan serius terkait angka kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
