Aktivitas Tambang Diduga Gerus Tanah Penahan Jalan di Parit 4

FAKTA BERITA, BANGKA BARAT – Warga Dusun Parit 4, Kecamatan Parit Tiga, mulai khawatir dengan kondisi jalan aspal yang mengalami retakan diduga akibat aktivitas tambang timah menggunakan ponton yang beroperasi sangat dekat dengan badan jalan, Minggu (24/5/2026).

Retakan terlihat di sisi jalan utama yang selama ini menjadi akses vital masyarakat untuk aktivitas harian, mulai dari jalur anak sekolah, distribusi kebutuhan pokok, hingga mobilitas warga antarwilayah.

Warga menyebut aktivitas tambang berada hanya beberapa meter dari badan jalan. Kondisi itu membuat tanah penahan jalan diduga terus terkikis akibat pengerukan dan aliran air di sekitar lokasi tambang.

“Kalau hujan deras turun, kami takut jalan ini ambruk. Anak-anak sekolah lewat sini setiap hari,” ujar seorang warga.

Menurut warga, aktivitas ponton di sekitar aliran air dekat jalan sudah berlangsung cukup lama. Mesin penyedot tanah disebut beroperasi hampir tanpa henti sehingga struktur tanah di sekitar jalan mulai melemah.

Masyarakat mengaku kerusakan mulai terlihat dalam beberapa waktu terakhir. Sebagian sisi jalan disebut perlahan menggantung dan retakan bertambah saat intensitas hujan meningkat.

Kekhawatiran warga bukan hanya soal kerusakan infrastruktur, tetapi juga ancaman keselamatan pengguna jalan apabila longsor terjadi sewaktu-waktu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *