Ribuan buruh dari berbagai wilayah memadati kawasan Monas untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang diisi dengan orasi, hiburan, hingga kegiatan kebersamaan. Di balik kemeriahan tersebut, PLN menghadirkan sistem pengamanan kelistrikan berlapis agar seluruh fasilitas pendukung acara tetap beroperasi optimal.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, mengatakan bahwa PLN berkomitmen menjaga keandalan listrik pada setiap momentum penting masyarakat, termasuk kegiatan berskala besar seperti perayaan Hari Buruh.
“PLN memastikan seluruh sistem kelistrikan dalam kondisi aman dan siaga sehingga masyarakat dapat menikmati seluruh rangkaian kegiatan dengan nyaman. Keandalan listrik menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran acara publik,” ujar Andy Adcha.
Untuk mendukung kelancaran acara, PLN menghadirkan Layanan Penerangan Sementara sebesar 1.806 kVA. Selain itu, sistem kelistrikan juga diperkuat dengan 2 Unit Gardu Bergerak (UGB) total daya 1.630 kVA serta 8 unit Uninterruptible Power Supply (UPS) dengan total daya 2.600 kVA guna menjaga kestabilan pasokan listrik selama kegiatan berlangsung.
Manager PLN UP3 Menteng, Hendra Manurung, menjelaskan bahwa seluruh personel telah bersiaga sejak tahap persiapan hingga selesainya acara.
“Petugas kami melakukan pemantauan sistem secara real time dan memastikan seluruh perangkat pendukung dalam kondisi optimal. Kami ingin masyarakat dapat menikmati perayaan Hari Buruh dengan aman tanpa khawatir terhadap gangguan listrik,” ujar Hendra.
Melalui kesiapan personel dan sistem kelistrikan yang andal, PLN terus berkomitmen mendukung berbagai kegiatan masyarakat dengan menghadirkan pasokan listrik yang aman, stabil, dan tanpa kedip.
