Vaksinasi 12 Ribu Sapi Tekan 225 Kasus PMK di Bangka Belitung

FAKTA BERITA, PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus memperkuat langkah pencegahan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada sapi melalui program vaksinasi massal yang digelar secara berkala di seluruh kabupaten dan kota. Hingga Oktober 2025, tercatat sebanyak 12.394 ekor sapi telah divaksinasi.

Ketua Tim Kerja Kesehatan Hewan Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, drh. Correy Wahyu Adi Sulistyo, menjelaskan bahwa vaksinasi dilakukan secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Untuk vaksinasi PMK umumnya dilakukan dua kali dengan jeda sekitar tiga hingga enam bulan dari vaksin pertama. Misalnya, jika Februari dilakukan vaksin pertama, maka vaksin kedua diberikan pada Agustus,” jelas Correy, Rabu (12/11/2025).

Ia menuturkan, sebelum vaksinasi dilakukan, petugas dari Dinas Pertanian akan melakukan pendataan terhadap sapi-sapi milik peternak di lapangan. Setelah itu baru dijadwalkan pelaksanaan vaksinasi di lokasi peternakan.

Adapun sebaran vaksinasi hingga Oktober 2025 meliputi Kota Pangkalpinang sebanyak 706 ekor sapi, Kabupaten Belitung 1.199 ekor, Belitung Timur 900 ekor, Bangka 2.514 ekor, Bangka Barat 1.425 ekor, Bangka Selatan 1.950 ekor, dan Bangka Tengah 3.700 ekor.

Menurut Correy, sapi yang telah divaksin memiliki ketahanan lebih baik terhadap infeksi PMK dibandingkan sapi yang belum divaksin. “Vaksinasi ini sangat bermanfaat karena mampu menekan keparahan penyakit. Ketika virus PMK menyerang, sapi yang sudah divaksin tidak akan menunjukkan gejala berat,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *