Sebulan Pasca Ambruk, Atap Ponton Bahari Tanjung Kalian Belum Diperbaiki

FAKTA BERITA, BANGKA BARAT – Atap ponton sandar Kapal Cepat Bahari di Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok, yang ambruk akibat diterjang angin kencang pada Sabtu (6/6/2026), hingga kini belum juga diperbaiki. Padahal, sudah lebih dari satu bulan berlalu sejak insiden tersebut, sementara fasilitas itu masih digunakan penumpang setiap hari operasional kapal cepat.

Akibat belum adanya perbaikan, penumpang yang hendak naik maupun turun dari Kapal Cepat Bahari terpaksa berteduh seadanya saat cuaca panas maupun hujan. Kondisi itu memunculkan keluhan masyarakat karena dinilai mengurangi kenyamanan pelayanan di pelabuhan.

Salah seorang pengguna jasa berharap PT ASDP Indonesia Ferry selaku pengelola Pelabuhan Tanjung Kalian segera melakukan perbaikan terhadap fasilitas tersebut.

“Sudah lebih dari sebulan kondisinya seperti ini. Seharusnya fasilitas pelayanan publik menjadi prioritas untuk segera diperbaiki agar masyarakat tidak lagi kepanasan atau kehujanan saat menunggu kapal,” ujarnya.

Keluhan tersebut dinilai wajar mengingat Kapal Cepat Bahari masih beroperasi secara rutin setiap Senin, Rabu, dan Jumat. Selain itu, setiap kali kapal bersandar, operator juga tetap membayar retribusi kepada PT ASDP Indonesia Ferry.

Di tengah belum diperbaikinya atap ponton, perhatian masyarakat juga tertuju pada pembangunan Dermaga II Pelabuhan Tanjung Kalian yang saat ini sedang berlangsung dengan nilai proyek sekitar Rp60 miliar dan ditargetkan selesai pada Desember 2026. Kondisi tersebut membuat publik mempertanyakan lambannya penanganan kerusakan fasilitas yang langsung digunakan masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bangka, Agustinus Cahyo, mengatakan perbaikan atap ponton tidak dapat dilakukan secara langsung karena harus melalui mekanisme administrasi perusahaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *