Di balik kelancaran tersebut, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya hadir memastikan setiap detik perayaan berjalan tanpa hambatan kelistrikan. Sejak sebelum acara dimulai, puluhan personel PLN telah bersiaga, memantau sistem, serta memastikan seluruh suplai listrik dalam kondisi aman.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin menegaskan bahwa kehadiran PLN bukan hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga bagian dari kelancaran momen kebersamaan masyarakat.
“Di setiap momen penting masyarakat, PLN selalu hadir memastikan listrik tetap andal. Bagi kami, keberhasilan sebuah acara bukan hanya terlihat dari kemeriahannya, tetapi juga dari bagaimana masyarakat dapat merasakannya dengan nyaman tanpa gangguan kelistrikan,” ujar Andy Adcha.

Petugas PLN bersiaga langsung di lokasi Perayaan Hari Buruh International 2026 di Monas, Jakarta Pusat. PLN menyiagakan 64 Personel yang tersebar di lokasi strategis acara perayaan
Sebanyak 64 personel PLN disiagakan di sejumlah titik strategis dengan dukungan Layanan Penerangan Sementara sebesar 1.806 kVA. Selain itu, sistem pengamanan berlapis juga didukung dengan kehadiran 2 Unit Gardu Bergerak (UGB) total daya 1.630 kVA serta 8 unit Uninterruptible Power Supply (UPS) total daya 2.600 kVA untuk memastikan suplai listrik tetap stabil.
Manager PLN UP3 Menteng, Hendratua P. Manurung, sebagai penanggung jawab pasokan kelistrikan selama acara berlangsung menyampaikan bahwa kesiapan ini merupakan hasil kerja tim yang solid dan penuh dedikasi.
“Petugas kami sudah bersiaga sejak jauh hari untuk memastikan seluruh sistem berjalan optimal. Kami ingin masyarakat dapat menikmati momen ini dengan tenang, tanpa perlu khawatir terhadap gangguan listrik,” ujar Hendra.
Bagi para peserta, listrik mungkin bukan hal utama yang mereka pikirkan. Namun, tanpa keandalan listrik, panggung tidak akan menyala, suara tidak akan terdengar, dan kemeriahan tidak akan terasa utuh. Di situlah PLN hadir, menjadi bagian penting dari setiap momen kebersamaan masyarakat.
