PT Timah: Kehadiran Satgas Bukan Ancaman, Tapi Mitra Perbaikan Tata Kelola

FAKTA BERITA, PANGKALPINANG – PT Timah Tbk menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terhadap upaya perbaikan tata kelola pertimahan di daerah ini. Hal itu disampaikan Departement Head Corporate Communication PT Timah Tbk, Anggi Siahaan, menanggapi pemberitaan terkait kehadiran Satgas Timah di Bangka Belitung, kamis (21/8/2025).

“Perusahaan memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah, terkhusus Gubernur Provinsi Bangka Belitung, atas dukungan penuh yang diberikan untuk terciptanya perbaikan pada tata kelola timah di Bangka Belitung sehingga kemanfaatannya akan terus meningkat,” kata Anggi.

Menurutnya, kehadiran Satgas Timah yang didukung penuh oleh Pemerintah Indonesia dapat dipahami sebagai instrumen negara dalam memperbaiki tata kelola pertimahan. Satgas juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk menata regulasi, memperkuat pengawasan, membenahi praktik penambangan agar berwawasan lingkungan, serta mengoptimalkan penerimaan negara dari sektor timah.

“Kehadiran Satgas Timah ini jangan dipandang sebagai ancaman ataupun momok yang menimbulkan rasa khawatir, melainkan sebagai perwujudan kehadiran negara untuk menata dan mewujudkan tata kelola pertimahan yang lebih baik. Dengan demikian, keberadaannya justru menjadi ruang sinergi dan kolaborasi yang humanis antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat,” ujarnya.

Anggi menegaskan, upaya perbaikan tata kelola yang dilakukan akan terus membuka ruang bagi masyarakat untuk terlibat dalam proses penambangan sesuai regulasi, berwawasan lingkungan, dan menerapkan kaidah penambangan yang baik sehingga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Sebagaimana pola kemitraan yang telah terjalin antara PT Timah Tbk dan masyarakat, khususnya di wilayah IUP perusahaan, perbaikan tata kelola yang menjadi tujuan utama diharapkan dapat menghadirkan ruang kolaborasi yang lebih sehat dan produktif. Upaya ini sejalan dengan arahan Gubernur yang menekankan pentingnya memaksimalkan serta memperbaiki program kemitraan masyarakat sesuai dengan regulasi yang berlaku,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa tujuan bersama dalam memperbaiki tata kelola pertimahan membutuhkan dukungan seluruh pihak agar tercipta tata kelola yang transparan, adil, dan berwawasan lingkungan, sehingga kekayaan alam benar-benar memberikan kontribusi maksimal bagi negara dan kesejahteraan masyarakat.

“Sekali lagi perusahaan ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa kehadiran Satgas bukanlah sesuatu yang perlu ditakuti. Kedepan kita harapkan dapat memberikan dukungan terhadap aktivitas pertimahan, tidak hanya mendukung pembangunan ekonomi, tetapi juga mewujudkan penambangan berwawasan lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutup Anggi.

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *