PLN Dukung Regenerasi Penjaga Laut Lewat Edukasi Digital di Pulau Sabira

Gunawan (rompi hijau PLN Peduli) memberikan arahan kepada pemuda Karang Taruna Pulau Sabira yang aktif berperan sebagai generasi penjaga laut dan pesisir.

Jakarta, 10 September 2026 – Bertahun-tahun Gunawan hidup berdampingan dengan laut yang mengelilingi Pulau Sabira. Ia menyaksikan bagaimana laut menjadi sumber kehidupan masyarakat, sekaligus menghadapi berbagai tantangan yang mengancam kelestariannya. Di tengah upaya menjaga pesisir dan terumbu karang, satu pertanyaan kerap terlintas di benaknya: siapa yang akan melanjutkan perjuangan ini di masa depan?

Harapan itu kini mulai menemukan jawabannya. Di Pulau Sabira, Kepulauan Seribu, Jakarta, anak-anak sekolah dan para pemuda mulai memanfaatkan akses digital untuk belajar, berbagi pengetahuan, dan mengenal lebih jauh lingkungan tempat mereka tumbuh.

Perubahan tersebut turut didukung melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya. PLN menghadirkan fasilitas Wifi Pintar Orbit 5G di area dermaga dan sekolah, serta memberikan dukungan perangkat komputer jinjing untuk menunjang kegiatan edukasi dan pelestarian lingkungan.

Kehadiran fasilitas tersebut membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat terhadap informasi dan pengetahuan. Berbagai data pemantauan ekosistem laut yang dikumpulkan para pemuda kini dapat diunggah dan dianalisis bersama tim ahli Jaringan Monitoring (Jarmon) Kepulauan Seribu. Pengetahuan mengenai kelautan yang sebelumnya sulit diakses kini dapat diperoleh dengan lebih mudah dari Pulau Sabira.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, mengatakan akses terhadap listrik dan teknologi dapat membuka ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk belajar, berkembang, sekaligus berkontribusi bagi lingkungannya.

“Anak-anak muda di Pulau Sabira memiliki semangat yang luar biasa untuk belajar dan menjaga lingkungannya. Kami senang dapat mendukung hadirnya akses digital yang membantu mereka memperoleh pengetahuan baru sekaligus memperkuat kepedulian terhadap laut dan pesisir,” ujar Andy Adcha.

Image 2
Anak-anak Pulau Sabira memanfaatkan fasilitas digital yang didukung program TJSL PLN UID Jakarta Raya untuk belajar, mengakses pengetahuan baru, dan memperluas wawasan dari pulau terluar Jakarta.

Bagi Gunawan, perubahan yang dirasakan bukan sekadar hadirnya perangkat atau koneksi internet. Lebih dari itu, ia melihat semakin banyak anak muda yang memiliki kesempatan untuk belajar dan mulai terlibat dalam upaya menjaga lingkungan di sekitarnya.

“Dulu kami di pulau terluar merasa sangat jauh dan terisolasi. Anak-anak sulit mengakses materi belajar daring, dan kami kesulitan memperlihatkan keindahan bawah laut Sabira ke dunia luar. Sekarang, kami bisa belajar lebih banyak, berbagi pengetahuan, dan mengajak adik-adik sekolah memahami pentingnya menjaga terumbu karang sejak dini,” kata Gunawan.

Manfaat program tersebut juga dirasakan oleh 96 pelajar SDN-SMPN Satu Atap Pulau Sabira yang mendapatkan akses terhadap kurikulum kelautan berbasis digital. Sementara itu, 52 pemuda Karang Taruna memperoleh keterampilan restorasi karang dan turut membagikan pengetahuan tersebut kepada generasi muda di pulau-pulau sekitar.

Bagi PLN UID Jakarta Raya, keterlibatan pelajar dan pemuda tersebut menjadi bagian penting dari upaya membangun keberlanjutan program. Akses digital tidak hanya dimanfaatkan untuk mendukung proses belajar, tetapi juga menjadi sarana bagi generasi muda untuk memahami, mendokumentasikan, dan ikut menjaga lingkungan pesisir yang menjadi bagian dari kehidupan mereka.

“Teknologi akan memberikan manfaat yang lebih besar ketika dimanfaatkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Kami berharap akses yang telah tersedia dapat terus digunakan untuk belajar, berinovasi, dan menjaga lingkungan. Dari Pulau Sabira, kita melihat bagaimana generasi muda dapat tumbuh menjadi bagian dari upaya menjaga laut dan pesisir untuk masa depan,” tutur Andy Adcha.

Melalui program TJSL dan dukungan terhadap pengembangan masyarakat, PLN UID Jakarta Raya terus mendorong hadirnya akses dan kesempatan belajar yang memberikan manfaat nyata bagi warga. Dari Pulau Sabira, semangat menjaga laut kini tidak hanya diwariskan, tetapi juga dipersiapkan untuk diteruskan oleh generasi muda.