Menjelang Musprov, Konflik Internal YRFI Babel Memanas

FAKTA BERITA, PANGKALPINANG – Ketegangan internal di tubuh Yamaha Rider Federation Indonesia (YRFI) Provinsi Bangka Belitung memanas menjelang Musyawarah Provinsi (Musprov) yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Januari 2026. Konflik mencuat antara Ketua YRFI Babel Rani Hambarsyah alias Qnoey dengan sejumlah komunitas motor Yamaha yang memilih mengundurkan diri dari organisasi tersebut.

Dua komunitas yang secara terbuka menyatakan keluar dari YRFI Babel adalah New V-Ixion Lightning Family (NVLF) Babel dan Byson Yamaha Owner Indonesia Club (Byonic) Babel. Kedua komunitas menilai kepemimpinan YRFI Babel selama ini tidak berjalan sebagaimana mestinya, baik dari sisi kegiatan, komunikasi, maupun tata kelola organisasi.

Perwakilan NVLF Babel, Fajar Setiawan, menyampaikan bahwa selama masa kepemimpinan Qnoey, YRFI Babel dinilai tidak pernah menggelar kegiatan mandiri yang benar-benar diinisiasi oleh organisasi. Menurutnya, aktivitas yang selama ini diklaim sebagai kegiatan YRFI Babel sebagian besar hanya mengikuti agenda main dealer Yamaha.

“Coba tunjukkan kegiatan mandiri dari YRFI Babel selama kepemimpinan Qnoey, ada tidak? Kalau ikut di acara main dealer itu bukan mandiri, itu numpang nama saja,” kata Fajar melalui pesan WhatsApp, Kamis (15/1/2026).

Ia menegaskan, dokumentasi kegiatan yang kerap ditampilkan sebagai capaian organisasi tidak bisa serta-merta disebut sebagai kegiatan murni YRFI Babel. Selain itu, Fajar juga mengkritik gaya kepemimpinan yang dinilainya tidak mencerminkan sikap seorang pemimpin komunitas.

“Kita sebagai pemimpin harus bisa menjadi contoh, mendengarkan aspirasi anggota, dan bekerja sama untuk kemajuan komunitas, bukan malah membuat anggota merasa tidak dihargai,” ujarnya.

Fajar menambahkan, Jambore Daerah (Jamda) YRFI Babel hanya pernah digelar satu kali dan tidak pernah berlanjut di tahun-tahun berikutnya. Touring gabungan antaranggota YRFI juga tidak pernah terlaksana, kecuali kegiatan Maxiday. Ia juga menyoroti tidak pernah adanya rapat terbuka yang melibatkan seluruh anggota serta tidak adanya kejelasan struktur organisasi, mulai dari wakil ketua hingga divisi-divisi di bawahnya.

Sementara itu, perwakilan Byonic Babel, Badrun, turut menyampaikan kekecewaannya terhadap pernyataan Ketua YRFI Babel yang menyebut klub yang mengundurkan diri sebagai pihak yang tidak mendukung aktivitas organisasi sebagaimana diatur dalam Anggaran Rumah Tangga (ART) YRFI pasal 4 ayat 4.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *