Kepala Rutan Muntok Buka-bukaan: Benahi Layanan, Perketat Pengawasan, Bantah Isu Negatif

FAKTA BERITA, BANGKA BARAT – Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Muntok memberikan klarifikasi terkait sejumlah isu yang menjadi perhatian publik sekaligus memaparkan berbagai langkah pembenahan yang dilakukan di lingkungan Rutan Muntok selama satu tahun terakhir.

Menurutnya, pembenahan tidak hanya difokuskan pada aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar warga binaan pemasyarakatan (WBP), pembinaan kemandirian, kepribadian, keagamaan, kesehatan hingga sanitasi.

Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah pelayanan kesehatan. Rutan Muntok disebut tengah memaksimalkan pelayanan kesehatan melalui klinik yang telah terakreditasi Kementerian Kesehatan dan terkapitasi BPJS.

Langkah tersebut diklaim menjadi yang pertama di lingkungan pemasyarakatan se-Bangka Belitung, dengan pelayanan yang tidak hanya ditujukan bagi WBP, tetapi juga dapat dimanfaatkan keluarga WBP dan masyarakat luas melalui sinergi dengan Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat.

“Selama satu tahun terakhir ini kami fokus memaksimalkan pelayanan kebutuhan dasar manusia, yaitu kesehatan. Ini bagian dari upaya mewujudkan pelayanan yang sesuai dengan kebijakan pemerintah,” ujarnya.

Selain kesehatan, Rutan Muntok juga mengoptimalkan pembinaan kemandirian WBP melalui kegiatan kerja sosial, ketahanan pangan, klinik serta sektor perkebunan dan peternakan.

Program tersebut diarahkan untuk membentuk perilaku yang lebih baik, meningkatkan kepatuhan terhadap hukum serta mempersiapkan WBP agar memiliki kemampuan yang dapat digunakan setelah kembali ke tengah masyarakat.

Pembinaan juga diarahkan pada proses reintegrasi sosial dan integrasi sosial agar WBP tidak sekadar menjalani masa pidana, tetapi memiliki bekal untuk kembali menjalani kehidupan secara produktif.

Bekal Keahlian untuk Kembali ke Masyarakat

Pembinaan kepribadian dan keagamaan turut menjadi perhatian. Salah satunya melalui pelatihan pemulasaran jenazah yang dilaksanakan bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Barat.

Pelatihan tersebut diberikan dengan sertifikasi yang diakui negara sehingga diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan bagi WBP setelah bebas.

“Harapannya setelah bebas dari sini para WBP dapat siap bekerja dan bermanfaat langsung bagi masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya,” jelasnya.

Dengan keterampilan tersebut, WBP diharapkan dapat mengambil peran ketika masyarakat di lingkungannya membutuhkan tenaga untuk pemulasaran jenazah.

Menurutnya, kemampuan tersebut juga memiliki dimensi sosial yang lebih luas, yakni membantu mengembalikan kepercayaan diri serta harkat dan martabat WBP maupun keluarganya di tengah masyarakat.

“Ketika mereka kembali ke kampung dan bisa membantu masyarakat, itu menjadi bagian dari pembuktian bahwa dirinya sudah berubah dan layak memperoleh pengakuan serta penghidupan yang layak,” katanya.

Air Bersih hingga Perbaikan Blok Hunian

Pemenuhan kebutuhan dasar lainnya dilakukan melalui penyediaan air bersih dan perbaikan sanitasi.

Rutan Muntok bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat melalui bantuan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih WBP.

Langkah tersebut dinilai penting karena pemenuhan kebutuhan dasar WBP merupakan bagian dari kewajiban negara dalam penyelenggaraan pemasyarakatan.

“Bagaimanapun mereka tetap manusia yang berhak memperoleh pemeliharaan dari negara,” tegasnya.

Pembenahan juga menyasar blok hunian. Lingkungan hunian ditata dengan komposisi warna yang dinilai lebih sejuk dan harmonis, sementara fasilitas MCK diperbaiki agar lebih bersih dan layak.

Penggunaan shower juga diterapkan sebagai bagian dari efisiensi penggunaan air sekaligus menghilangkan bak penampungan air yang berpotensi disalahgunakan untuk menyembunyikan barang-barang terlarang.

Dengan sistem tersebut, Rutan Muntok menyebut penggunaan air dapat dikendalikan lebih baik. Bahkan selama musim kemarau tahun ini, Rutan Muntok mengklaim tidak lagi harus membeli air seperti yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

Pengawasan Diperketat, Barang Terlarang Jadi Perhatian

Dari sisi keamanan, pengawasan terhadap peredaran narkoba, telepon seluler, pungutan liar maupun peredaran uang tunai di dalam Rutan disebut terus diperketat.

Pemeriksaan dan pengawasan terhadap kamar hunian serta lingkungan Rutan dilakukan secara berkala.

Penguatan keamanan juga dilakukan melalui pemenuhan perlengkapan petugas, termasuk persenjataan dinas yang dirawat dan diadministrasikan sesuai ketentuan serta perlengkapan keselamatan anggota keamanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *