Keluarga Wartawan Korban Pembunuhan di Pangkalpinang Tuntut Hukuman Mati untuk Pelaku

FAKTA BERITA, PANGKALPINANG – Suasana haru menyelimuti konferensi pers ungkap kasus pembunuhan jurnalis Adytiawarman yang digelar Polda Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (13/8/2025).

Tangis keluarga pecah saat dua tersangka, Hasan Basri alias Abas dan rekannya Martin, digelandang ke hadapan awak media di Mapolda Babel, Pangkalpinang.

Adytiawarman, yang ditemukan tewas pada Kamis (9/8/2025), diketahui dihabisi oleh orang dekatnya sendiri. Hasan Basri, yang bekerja sebagai tukang kebun di rumah korban, diduga menjadi pelaku utama bersama Martin.

Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol Hendro Pandowo, didampingi Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Muhammad Rivai Arvan, memimpin langsung konferensi pers tersebut. Di sela kegiatan, Kapolda turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang hadir, termasuk istri, empat anak, kakak, dan adik mendiang.

Kesedihan memuncak saat istri korban, Novi, yang ditemui awak media, menyuarakan tuntutan tegas atas kematian suaminya.

“Kami menuntut keadilan, jadi nyawa harus dibayar nyawa,” ujarnya dengan suara bergetar.

Usai konferensi pers, Kapolda bersama jajaran berkunjung ke rumah duka di kawasan Air Hitam, Pangkalpinang, untuk memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *