Didit Srigusjaya Panggil Pertamina dan Pemilik SPBU, Antrean BBM Babel Dibahas Kamis

FAKTA BERITA, PANGKALPINANG – Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, menjadwalkan pertemuan dengan Pertamina, kepolisian, pemerintah daerah, dan seluruh pemilik stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di ruang kerja Ketua DPRD  Provinsi Bangka Belitung.Kamis (29/10/2026).

Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung pukul 13.00 WIB di Ruang Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Babel. Langkah ini diambil setelah Didit menerima audiensi Aliansi Umat Islam Bangka Belitung di ruang kerjanya, Selasa (27/10/2026).

Didit mengatakan, antrean BBM kini tidak hanya mengganggu aktivitas pengendara, tetapi juga berdampak pada distribusi barang dan kegiatan usaha masyarakat. Bahkan, muncul laporan pedagang mengalami kerugian karena terlambat memasok barang hingga sebagian dagangannya membusuk.

“Antrean BBM di Bangka Belitung ternyata berdampak bukan hanya kepada pengguna BBM. Ada indikasi harga sembako juga naik. Kami mendengar pengakuan pedagang yang mengalami kerugian karena tidak bisa menyuplai barang dagangannya, bahkan ada barang yang akhirnya busuk,” ujar Didit.

Ia menilai persoalan tersebut harus segera ditangani karena dampaknya mulai merambah kehidupan sosial masyarakat. Didit juga mengungkapkan laporan warga yang terpaksa melewatkan waktu salat Magrib hingga Isya akibat terlalu lama mengantre untuk mendapatkan BBM.

“Nah, ini menurut kita sudah di luar batas kewajaran. Maka, sudah kita petakan kendala-kendalanya di mana,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *