FAKTA BERITA, PANGKALPINANG – Politisi muda Dessy Ayutrisna atau yang akrab disapa Cece Dessy menegaskan pentingnya menjaga kerukunan antar etnis dan memperkuat peran perempuan dalam pembangunan Kota Pangkalpinang. Menurutnya, keberagaman dan kesetaraan gender adalah identitas sekaligus modal sosial yang harus dijaga bersama.
Cece Dessy menilai keberagaman etnis di Pangkalpinang bukan sekadar fakta demografis, tetapi kekuatan besar untuk merajut persatuan. Sementara itu, perempuan, yang jumlahnya lebih banyak dibandingkan laki-laki berdasarkan data Disdukcapil Pangkalpinang, harus diberi ruang yang lebih luas untuk terlibat dalam kebijakan publik.
“Saya ingin suara etnis dan perempuan tidak hanya terdengar, tapi juga masuk dalam kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan bersama,” ujarnya, Senin (25/8/2025).
Pengalaman Cece Dessy sebagai legislator, serta kiprahnya sebagai Ketua TP PKK Pangkalpinang saat mendampingi suami, Irwansyah, ketika menjabat Wali Kota Pangkalpinang periode 2013–2018, membentuk dirinya lebih peka terhadap aspirasi masyarakat.
“Pengalaman saya di parlemen mengajarkan bahwa keberanian menyuarakan aspirasi harus dibarengi kemampuan memperjuangkannya di jalur kebijakan,” ungkapnya.
Menurut Cece, perempuan memiliki perspektif yang lebih dekat dengan isu-isu keseharian masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan keluarga. Sementara itu, keberagaman etnis harus menjadi energi positif yang memperkuat identitas kota.
“Saya percaya, ketika semua lapisan masyarakat merasa terwakili, kebijakan yang lahir akan lebih adil dan dirasakan manfaatnya,” tutupnya.
