FAKTA BERITA, BANGKA TENGAH – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bangka Tengah terus memantau kondisi keuangan daerah dan mengendalikan belanja untuk memastikan ketersediaan anggaran hingga akhir tahun 2026.
Pemantauan tersebut dilakukan dengan mengevaluasi kebutuhan belanja dan memastikan anggaran tetap tersedia untuk membiayai program prioritas pemerintah daerah, terutama pelayanan dasar, infrastruktur, dan kesehatan.
Di tengah keterbatasan fiskal, pemerintah daerah dituntut lebih cermat dalam mengelola pengeluaran. Belanja yang tidak berkaitan langsung dengan pelayanan dasar menjadi salah satu komponen yang diarahkan untuk diefisienkan.
Kepala BPKAD Bangka Tengah, Redha Tama, S.E., mengatakan pemantauan keuangan daerah dilakukan untuk mengetahui perkembangan kondisi anggaran sekaligus menjaga kecukupan dana hingga penghujung tahun.
Menurutnya, belanja prioritas harus tetap terjaga agar penyelenggaraan pelayanan publik berjalan optimal dan tepat sasaran meskipun pemerintah daerah menghadapi keterbatasan anggaran.
“Sejumlah pengeluaran nonprioritas, seperti belanja makan dan minum, perjalanan dinas, serta biaya operasional yang tidak berkaitan langsung dengan pelayanan dasar, diarahkan untuk diefisienkan,” ujarnya di Koba, Rabu (21/10/2026).
