FAKTA BERITA, BANGKA BARAT – Belum selesai persoalan ambruknya atap ponton yang hingga kini belum diperbaiki, Dermaga Sandar Kapal Cepat Bahari di Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok, kembali mengalami insiden. Kali ini, tiang penyangga ponton dilaporkan patah setelah ditabrak buritan kapal ferry yang hendak bersandar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media dari masyarakat setempat, insiden terjadi pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 22.30 WIB. Saat kapal ferry hendak melakukan manuver sandar di Dermaga I, bagian buritan kapal diduga mengenai tiang penyangga ponton sandar Bahari hingga patah dan jatuh ke laut.
Akibat benturan tersebut, posisi ponton bergeser ke arah pinggir dan tidak lagi berada pada posisi normal. Kondisi itu berdampak langsung terhadap aktivitas sandar kapal cepat Bahari.
Dampaknya mulai terasa pada Rabu (15/7/2026) siang ketika Kapal Cepat Bahari yang datang dari Palembang hendak bersandar di Pelabuhan Tanjung Kalian. Kapal tidak dapat langsung merapat karena posisi ponton telah berubah akibat insiden pada malam sebelumnya.
Kapal sempat berputar-putar di sekitar dermaga sambil mencari posisi aman untuk bersandar. Situasi tersebut membuat kru kapal Bahari waspada karena arus laut saat itu cukup kuat disertai angin kencang.
Di saat bersamaan, Kapal Ferry KMP Andhika tengah bersiap melakukan proses pemuatan penumpang. Melihat kondisi tersebut, kru Kapal Cepat Bahari bersama Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) berinisiatif melakukan sandar di sisi samping kapal ferry agar proses naik turun penumpang tetap dapat berlangsung.
