Anak Nelayan dari Ujung Belitung Lolos Kedokteran UBB Lewat Jalur KIP-K

FAKTA BERITA, BELITUNG —Siti Maisyaroh, remaja putri asal Desa Juru Sebrang, Belitung, berhasil lolos sebagai mahasiswa baru Program Studi Kedokteran Universitas Bangka Belitung (UBB) melalui jalur SNBT, dan tercatat sebagai penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K), Jumat (1/8/2025).

Putri dari keluarga nelayan ini mencuri perhatian setelah perjuangannya menembus Fakultas Kedokteran UBB di tengah keterbatasan ekonomi dan akses pendidikan di wilayah pesisir. Ayahnya sehari-hari melaut, sementara ibunya mengurus rumah. Namun, keterbatasan itu tak mematahkan semangat Simay, sapaan akrab Siti.

 

“Saya ingin kembali ke kampung dan membuka praktik dokter di sini. Banyak warga harus ke kota hanya untuk pengobatan dasar,” kata Siti saat dikunjungi Bupati Belitung H. Djoni Alamsyah Hidayat dan Rektor UBB Prof. Ibrahim di kediamannya.

Siti dikenal sebagai pelajar berprestasi di MAN 1 Tanjungpandan dan kerap mewakili sekolahnya di ajang lomba sains tingkat kabupaten hingga provinsi, terutama di bidang kimia.

Rektor UBB, Prof. Ibrahim menyampaikan apresiasi atas capaian Siti yang membuktikan bahwa anak-anak dari wilayah pesisir juga memiliki daya saing akademik tinggi.

“Potensi anak bangsa ada di mana-mana. Tugas kita membuka akses dan jalan,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Rektor UBB bersama Bupati Belitung juga menyerahkan secara simbolis beasiswa KIP-K dan jas almamater UBB kepada Siti, menandai awal perjalanannya sebagai bagian dari sivitas akademika Kampus Peradaban.

Bupati Djoni mengaku bangga atas semangat dan capaian Siti, dirinya mengatakan pemerintah kabupaten akan terus mengembangkan sektor pendidikan samapi ke desa.

“Ini bukti nyata bahwa anak dari desa bisa menggapai pendidikan tinggi dan profesi terhormat seperti dokter. Pemerintah Kabupaten Belitung terus mendorong akses pendidikan hingga ke pelosok,” ucapnya.

Dengan beasiswa KIP-K, seluruh biaya pendidikan dan kebutuhan hidup Siti selama masa studi di program Sarjana Kedokteran dan Profesi Dokter akan ditanggung negara. Kini, langkah Simay menuju cita-cita menjadi dokter resmi dimulai, membawa harapan baru bagi desa kecil tempat ia tumbuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *