Paslon Fery-Syahbudin Dizalimi, Baliho Kampanye Dirusak Jelang Hari Pemilihan

SEPUTARFAKTA, BANGKA — Calon Bupati dan Wakil Bupati Bangka, Fery Insani dan Syahbudin harus bersabar karena terus mendapatkan tindakan zalim menjelang hari pelaksanaan Pilkada Ulang Bangka yang akan digelar 27 Agustus 2025 mendatang.

Beberapa hari lalu, Alat Peraga Kampanye (APK) berupa baliho kampanye yang dipasang di sejumlah titik di sepanjang Jalan Merawang-Baturusa, ditemukan dalam kondisi rusak dan disobek oleh pihak tidak dikenal.

Kendati demikian, Pasangan RIDHO memilih bersikap dewasa dan tenang. Syahbudin  menegaskan bahwa pihaknya akan tetap fokus pada kontestasi yang sehat dan membangun, dengan mengedepankan ide serta gagasan yang konkret demi masa depan Kabupaten Bangka.

“Kami menyesalkan hal ini terjadi. Kami berharap, kita semua membangun demokrasi yang cerdas. Kami tidak akan membalas dengan cara-cara tidak dibenarkan. Kami tetap utamakan ide dan gagasan, bukan kecurangan apalagi kekerasan,” ujar Cawabup Syahbudin saat menanggapi peristiwa tersebut, Rabu (30/7/2025).

Syahbudin menambahkan bahwa perusakan alat peraga politik hanya mencerminkan ketidakpercayaan diri pihak tertentu dalam menghadapi kontestasi.

“Cara terbaik untuk meraih kepercayaan rakyat adalah dengan menyampaikan program kerja dan solusi nyata bagi persoalan masyarakat,” ujarnya.

Pihak tim pemenangan telah melakukan pendataan atas baliho yang dirusak di beberapa kecamatan. Meski belum mengarah ke pelaporan hukum, tim tetap membuka opsi tersebut jika kejadian terus berulang dan mengganggu tahapan Pilkada yang semestinya damai.

“Prioritas kami bukan balas dendam, melainkan bagaimana terus menjaga ruang politik tetap bersih. Masyarakat tidak butuh drama, tapi butuh solusi,” jelas Syahbudin.

Pasangan Fery Insani dan Syahbudin selama ini dikenal aktif mendatangi desa-desa untuk menyerap aspirasi warga. Mereka banyak mendapatkan apresiasi atas pendekatan yang humanis dan program yang membumi.

Dengan tetap mengutamakan jalur gagasan, Fery–Syahbudin menunjukkan komitmennya bahwa Pilkada bukanlah ajang saling menjatuhkan, melainkan ajang menyampaikan solusi dan harapan.

“Kemenangan sejati bukan hanya soal angka, tapi tentang meraih kepercayaan rakyat secara jujur dan terhormat,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *