Inflasi Terkendali 2,05 Persen, Ekspor Babel Tembus 975 Juta Dolar, Mobilitas dan Wisata Melonjak

FAKTA BERITA, PANGKALPINANG – Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat sejumlah perkembangan positif di pertengahan tahun 2025. Inflasi masih terkendali, kesejahteraan petani meningkat, dan mobilitas masyarakat melalui transportasi udara maupun laut mengalami lonjakan tajam. Selain itu, sektor ekspor dan pariwisata juga menunjukkan tren menggembirakan.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka inflasi tahun ke tahun (y-on-y) pada Juli 2025 sebesar 2,05 persen, dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 105,66. Kenaikan harga emas perhiasan, bawang merah, dan daging ayam ras menjadi penyumbang utama inflasi ini. Secara bulanan, inflasi tercatat 0,65 persen. Dari sisi wilayah, inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Belitung Timur sebesar 3,50 persen, disusul Tanjung Pandan, Pangkalpinang, dan Bangka Barat.

Dari sektor pertanian, kondisi petani makin membaik. Hal ini terlihat dari naiknya nilai tukar petani (NTP) sebesar 2,36 persen menjadi 150,84. Indeks ini termasuk yang tertinggi di Sumatera. Peningkatan kesejahteraan petani juga ditunjukkan lewat naiknya nilai tukar usaha rumah tangga pertanian (NTUP) sebesar 2,81 persen. Kenaikan harga komoditas seperti sawit, lada, dan cabai rawit ikut mendorong perbaikan ekonomi rumah tangga petani.

Pergerakan masyarakat yang semakin aktif juga terlihat dari meningkatnya jumlah penumpang transportasi laut dan udara. Pada Juni 2025, jumlah penumpang kapal laut mencapai 57.750 orang, meningkat 84 persen dibanding bulan sebelumnya. Sementara itu, penumpang pesawat udara tercatat sebanyak 71.360 orang, naik 31 persen. Bandara Depati Amir melayani lebih dari 49 ribu penumpang, sedangkan Bandara HAS Hanandjoeddin mencatat lebih dari 21 ribu penumpang.

Sektor pariwisata ikut terdongkrak. Jumlah perjalanan wisatawan nusantara pada Juni 2025 mencapai 431 ribu, naik lebih dari 12 persen dibanding bulan sebelumnya, dan hampir dua kali lipat lebih tinggi dari Juni tahun lalu. Jumlah tamu hotel juga meningkat menjadi 52.146 orang. Tingkat hunian kamar hotel bintang naik menjadi 25,51 persen, meskipun rata-rata lama menginap sedikit menurun dari 1,49 malam menjadi 1,43 malam.

Dari sisi perdagangan, neraca ekspor Provinsi Bangka Belitung masih menunjukkan kinerja positif. Nilai ekspor pada Juni 2025 tercatat 166,65 juta dolar Amerika atau naik 1,72 persen dibanding Juni 2024.

Sementara secara kumulatif Januari hingga Juni 2025, nilai ekspor tercatat mencapai 975,55 juta dolar, naik hampir 65 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Sebaliknya, nilai impor hanya 0,65 juta dolar. Dengan begitu, Babel kembali mencatatkan surplus perdagangan yang besar, yakni sebesar 166 juta dolar pada bulan Juni.

Data-data ini menunjukkan bahwa ekonomi Bangka Belitung sepanjang pertengahan 2025 berada dalam jalur yang cukup positif. Pemerintah diharapkan bisa menjaga momentum ini agar pertumbuhan ekonomi terus berlanjut dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *