FAKTA BERITA, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang menegaskan komitmennya dalam memerangi penyalahgunaan narkoba melalui sinergi bersama Badan Narkotika Nasional (BNN), aparat penegak hukum, serta masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Pangkalpinang, Subekti, saat mewakili Penjabat Wali Kota dalam kegiatan Rapat Koordinasi Pengembangan dan Pembinaan Kota/Kabupaten Tanggap Ancaman Narkoba yang digelar oleh BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Ruang Pertemuan Bapperida Kota Pangkalpinang, Kamis (31/7/2025).
Dalam sambutannya, Subekti menyampaikan bahwa ancaman narkoba sudah menyasar seluruh lapisan masyarakat, bahkan anak-anak usia sekolah. “Kita harus terus waspada. Saat ini, bentuk narkoba semakin beragam, bahkan dikemas menyerupai permen untuk menyasar anak-anak,” ujarnya.
Subekti mengapresiasi langkah-langkah BNN Provinsi Kepulauan Babel yang terus aktif melakukan sosialisasi dan penindakan. Ia juga menyambut baik kehadiran Kombes Pol Ikhlas Khabib, Kepala BNN Babel saat ini, yang sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Kepala BNNK Pangkalpinang.
Lebih lanjut, Subekti memaparkan bahwa Pemkot Pangkalpinang telah memiliki berbagai regulasi dan program konkret dalam upaya pencegahan dan penanggulangan narkoba, di antaranya melalui Perda Nomor 40 Tahun 2019 dan pembentukan tim terpadu penanganan narkoba. “Kami juga telah membentuk sembilan kelurahan bersinar (bersih narkoba) serta Kampung Anti Narkoba sebagai bentuk implementasi nyata di tingkat akar rumput,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Pemkot juga mendukung inisiatif sekolah-sekolah untuk menjadi zona bersinar. SMP Negeri 5 Pangkalpinang bahkan telah menjadi satu-satunya sekolah bersinar di tingkat SMP saat ini. Subekti berharap hal ini dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain.
Terkait penyebaran informasi dan pencegahan, ia juga menekankan peran strategis Purna Paskibraka sebagai duta sosialisasi ke sekolah-sekolah tingkat SMA dan SMK. Sementara itu, Kesbangpol Pangkalpinang akan terus memperluas upaya sosialisasi pada tingkat SD dan SMP dengan dukungan berbagai elemen masyarakat.
Dalam penutup sambutannya, Subekti menyoroti pentingnya koordinasi dan kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan pihak kepolisian, TNI, dan instansi terkait. Ia juga mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkoba bisa menyentuh siapa saja, bahkan orang-orang yang tak terduga.
“Jangan pernah coba-coba. Sekali mencoba, bisa ketagihan dan menghancurkan masa depan. Mari bersama-sama kita perangi narkoba demi generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berakhlak,” tegas Subekti.
Acara tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antarlembaga dalam membentuk kota yang tanggap terhadap ancaman narkoba.
