FAKTA BERITA, BANGKA TENGAH – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Rudianto Tjen, menegaskan program operasi katarak gratis bagi masyarakat Bangka Belitung tidak dibatasi kuota. Ia meminta masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak segera mendaftarkan diri agar dapat menjalani pemeriksaan dan memperoleh penanganan medis.
Rudianto mengatakan, masih ada kemungkinan masyarakat yang menderita katarak belum mengetahui program tersebut atau belum mengikuti tahapan pemeriksaan awal. Karena itu, ia meminta insan pers membantu menyebarluaskan informasi agar program ini menjangkau lebih banyak warga.
“Saya minta tolong teman-teman media untuk disebarluaskan informasi ini. Saya masih khawatir banyak masyarakat kita yang terkena katarak tetapi belum mendaftar ke PDI Perjuangan dan belum dilakukan screening,” ujar Rudianto di Pangkalpinang, Jumat (23/10/2026).
Ia menjelaskan, jumlah peserta yang ditangani dapat mencapai ratusan orang. Namun, panitia tidak menetapkan batas maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan operasi dan dinyatakan mengalami katarak berdasarkan hasil pemeriksaan.
“Target kita bisa sampai 700 hingga 800 orang pun akan kita laksanakan. Bahkan kita sudah menyiapkan hingga 600 lensa mata. Intinya, tidak ada limitnya, berapa pun yang datang dan betul-betul terindikasi katarak akan kita operasi,” tegasnya.
Rudianto mengatakan, rangkaian pelayanan dijadwalkan berlangsung pada 26 hingga 30 Oktober 2026. Pasien yang telah menjalani pemeriksaan akan diprioritaskan sesuai jadwal, sementara masyarakat yang baru mendaftar tetap berpeluang mengikuti pemeriksaan di sela-sela pelaksanaan.
