Survei SMRC, Elektabilitas Prabowo Anjlok ke 9,8 Persen

FAKTA BERITA, JAKARTA – Elektabilitas Presiden Prabowo Subianto merosot tajam dalam setahun terakhir, sementara Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi justru menguat dalam simulasi calon presiden. Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) periode 1-10 Oktober 2026 mencatat dukungan terhadap Prabowo hanya 9,8 persen, sedangkan Dedi Mulyadi mencapai 35,5 persen dalam simulasi semi terbuka dengan 24 nama.

Direktur Eksekutif SMRC, Deni Irvani, memaparkan hasil survei tersebut melalui kanal YouTube SMRC TV, Sabtu (17/10/2026). Data itu menunjukkan perubahan signifikan dalam peta dukungan publik terhadap sejumlah tokoh yang berpotensi maju dalam pemilihan presiden.

Dalam simulasi semi terbuka, Dedi Mulyadi menempati posisi teratas dengan elektabilitas 35,5 persen. Anies Baswedan berada di posisi berikutnya dengan 10,3 persen, disusul Prabowo Subianto sebesar 9,8 persen.

Sementara itu, Gibran Rakabuming Raka memperoleh dukungan 8,4 persen. Purbaya Yudhi Sadewa dan Ganjar Pranowo masing-masing mencatat elektabilitas 5 persen.

Penurunan dukungan terhadap Prabowo terlihat dari perbandingan hasil survei dalam beberapa periode. Pada November 2025, elektabilitasnya masih mencapai 34,9 persen. Angka tersebut relatif bertahan pada Februari-Maret 2026, ketika dukungannya tercatat 33,3 persen.

Namun, elektabilitas Prabowo kemudian turun menjadi 14,5 persen pada Juli 2026 dan kembali merosot hingga 9,8 persen pada Oktober 2026. Dalam periode yang sama, dukungan terhadap Dedi Mulyadi meningkat hingga mencapai 35,5 persen.

Perubahan lebih tajam terlihat dalam simulasi yang hanya mempertemukan Prabowo dan Dedi Mulyadi. Pada Februari-Maret 2026, Prabowo masih unggul dengan dukungan 50,5 persen, sedangkan Dedi memperoleh 42,6 persen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *