Francesco Bagnaia Masih Dihantui Masalah Grip Belakang Jelang GP Australia

Seputarfakta.id –

Berita MotoGP – Francesco Bagnaia mengkhawatirkan masalah grip ban belakang pada motor Ducati GP26 menjelang MotoGP Australia 2026 di Phillip Island. Pembalap Italia itu berharap Ducati menemukan solusi karena persoalan ini sudah menghantuinya sepanjang musim.

MotoGP Australia akan berlangsung pada 23-25 Oktober 2026. Seri ini juga menjadi penampilan terakhir Phillip Island dalam kalender MotoGP sebelum balapan dipindahkan ke Adelaide mulai 2027, dengan rencana penggunaan sirkuit jalan raya baru.

Phillip Island bukan sirkuit yang memberikan banyak kenangan manis bagi Francesco Bagnaia. Ia belum pernah memenangi Grand Prix Australia di kelas mana pun. Hasil terbaiknya di sana adalah finis kedua pada 2023, disusul posisi ketiga pada 2022 dan keempat pada 2024. Pada edisi 2025, ia juga gagal finis setelah mengalami kecelakaan.

Kondisi Bagnaia menjelang balapan tahun ini pun belum ideal. Ia hanya tiga kali finis dalam delapan Grand Prix terakhir setelah kembali gagal menyelesaikan balapan di MotoGP Indonesia.

Di Mandalika, Bagnaia mengaku terlalu memaksakan kemampuan motornya hingga akhirnya terjatuh pada enam lap pertama. Masalah grip ban belakang yang dialaminya sepanjang musim membuatnya kesulitan menjaga performa secara konsisten.

Dalam wawancara dengan Motorsport.com edisi Spanyol, Bagnaia mengakui bahwa persoalan tersebut bisa menjadi hambatan besar di Phillip Island.

“Sejak awal tahun, saya benar-benar kekurangan grip pada roda belakang. Jadi, masalah ini bisa sangat menyulitkan di sana. Saya berharap kami bisa melakukan sesuatu agar motor bekerja setidaknya seperti motor-motor lainnya,” ujar Bagnaia.

Masalah tersebut juga berdampak pada posisinya di klasemen sementara. Setelah gagal finis di Indonesia, Bagnaia turun ke posisi kesembilan dengan koleksi 166 poin, tertinggal enam poin dari Alex Marquez yang berada di posisi kedelapan.

Francesco Bagnaia menjadi pembalap dengan Ducati GP26 yang memiliki posisi terendah di klasemen. Marc Marquez berada di posisi kedua dengan 353 poin, Fabio Di Giannantonio menempati posisi keenam dengan 245 poin, sedangkan Alex Marquez berada di urutan kedelapan dengan 172 poin.

Persoalan grip belakang sebenarnya sudah muncul sejak awal musim. Bagnaia sempat menyebut masalah tersebut terasa aneh ketika terjadi di Brasil pada seri kedua. Kendala serupa kemudian muncul di sejumlah balapan lain, termasuk di Ceko, ketika ia tidak menduga grip belakang akan menjadi masalah besar.

Jeda musim panas pun belum cukup untuk menemukan solusi. Kini, Ducati harus bekerja keras agar Bagnaia bisa tampil lebih kompetitif di Phillip Island dan mengakhiri rentetan hasil buruknya.

Artikel Tag: ducati, francesco bagnaia, motogp australia

Published by Seputarfakta.id at https://seputarfakta.id/motogp/francesco-bagnaia-masih-dihantui-masalah-grip-belakang-jelang-gp-australia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *