FAKTA BERITA, BANGKA TENGAH – Keramaian di Alun-Alun Kota Koba berakhir setelah tabligh akbar yang menghadirkan Ustaz Abdul Somad. Namun, pekerjaan lain baru dimulai.
Sebanyak 50 petugas kebersihan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka Tengah bergerak membersihkan sejumlah titik yang digunakan masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Gerakan itu bukan sekadar rutinitas membersihkan sampah. DLH memilih bergerak cepat agar penggunaan ruang publik oleh masyarakat tidak meninggalkan persoalan kebersihan yang mengganggu aktivitas berikutnya.
Petugas dikerahkan sebelum dan setelah tabligh akbar. Sejumlah titik yang menjadi pusat konsentrasi masyarakat menjadi perhatian utama dalam kegiatan tersebut.
Kepala DLH Kabupaten Bangka Tengah Ari Yanuar Prihatin mengatakan pola penanganan seperti itu diperlukan ketika fasilitas publik digunakan dalam kegiatan yang melibatkan masyarakat dalam jumlah besar.
“Ini bagian dari gerak cepat DLH. Ketika ruang publik digunakan untuk kegiatan masyarakat, kami harus memastikan kebersihannya tetap terjaga, baik sebelum kegiatan maupun setelah kegiatan selesai,” ujar Ari, Senin (29/9/2026) di Koba.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka Tengah itu menjelaskan, alun-alun Kota Koba merupakan salah satu fasilitas publik yang penggunaannya cukup dinamis. Karena itu, kebersihan kawasan tidak dapat hanya mengandalkan penanganan setelah sampah menumpuk.
“Kami ingin fasilitas publik ini tetap nyaman. Masyarakat datang untuk mengikuti kegiatan, setelah itu kawasan harus segera kami tangani kembali. Jangan sampai sampah yang muncul dari aktivitas masyarakat justru mengganggu pengunjung berikutnya,” katanya.
