FAKTA BERITA, BANGKA TENGAH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah (Bateng) terus memperkuat infrastruktur pelayanan kesehatan. Salah satunya melalui pembangunan Gedung Catheterization Laboratory (Cathlab) di RSUD Abu Hanifah.
Fasilitas tersebut diproyeksikan menjadi bagian penting dalam pengembangan pelayanan jantung dan pembuluh darah di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah.
Pembangunan Gedung Cathlab dilaksanakan oleh CV Master Abadi Perkasa berdasarkan kontrak tertanggal 22 Juli 2026. Pekerjaan memiliki masa pelaksanaan selama 150 hari kerja, dengan nilai kontrak sebesar Rp2.270.353.913,46.
Secara medis, Cathlab merupakan fasilitas khusus yang digunakan untuk pemeriksaan maupun tindakan terhadap jantung dan pembuluh darah melalui metode kateterisasi.
Keberadaan fasilitas tersebut di RSUD Abu Hanifah diharapkan dapat memperluas sekaligus mempermudah akses masyarakat Bangka Tengah terhadap layanan jantung, termasuk pemeriksaan pembuluh darah koroner dan tindakan intervensi sesuai kesiapan peralatan, tenaga medis, serta standar pelayanan yang berlaku.
Direktur RSUD Abu Hanifah, dr. Dianing Kiswari, mengatakan pembangunan Gedung Cathlab merupakan bagian dari ikhtiar rumah sakit untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Bangka Tengah.
“Alhamdulillah, pembangunan Gedung Cathlab ini merupakan bagian dari ikhtiar RSUD Abu Hanifah untuk terus meningkatkan kualitas dan kapasitas pelayanan kesehatan, khususnya dalam bidang jantung dan pembuluh darah,” ujar dr. Dianing Kiswari, Sabtu (19/9/2026) di Koba.
Menurut Dianing, pembangunan gedung menjadi salah satu tahapan dalam pengembangan layanan. Bersamaan dengan itu, manajemen RSUD Abu Hanifah juga mempersiapkan berbagai komponen pendukung agar fasilitas tersebut nantinya dapat berfungsi secara optimal.
Persiapan tersebut meliputi peralatan medis, sumber daya manusia, sarana pendukung, aspek keselamatan, hingga pemenuhan ketentuan dan perizinan yang diperlukan.
“Kami tidak hanya mempersiapkan bangunannya, tetapi juga memastikan berbagai aspek pendukung lainnya agar ketika layanan ini nantinya beroperasi, dapat memberikan pelayanan yang benar-benar bermanfaat, aman, bermutu, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
