FAKTA BERITA, BANGKA BARAT – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Bangka Barat mendapat perhatian serius dari Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI).
Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI melakukan kunjungan ke wilayah Kodim 0431/Bangka Barat untuk memperkuat langkah pencegahan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang OR 1 Setda Bangka Barat, Senin (7/9/2026). Hadir dalam kegiatan itu Bupati Bangka Barat Markus, Dandim 0431/Bangka Barat Letkol Czi Fadil, jajaran Forkopimda, serta sejumlah organisasi perangkat daerah terkait.
Bupati Bangka Barat Markus mengapresiasi kehadiran Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menghadapi karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah Bangka Barat.
«“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Mabes TNI dalam pelaksanaan kegiatan ini karena Kabupaten Bangka Barat saat ini menghadapi bencana karhutla yang terjadi di beberapa tempat,” kata Markus.»
Markus mengatakan Pemkab Bangka Barat terus mendorong langkah pencegahan melalui sosialisasi kepada masyarakat. Salah satunya dengan memasang spanduk larangan membakar lahan dan hutan serta memperkuat kolaborasi bersama Forkopimda.
«“Melalui kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan TNI sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar,” ujarnya.»
Karhutla Berdampak Lintas Sektor
Ketua Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI Kol Mar Inggit Dahana Setyawawan menegaskan bahwa karhutla bukan hanya persoalan lingkungan.
Menurutnya, kebakaran hutan dan lahan dapat menimbulkan dampak berantai terhadap kesehatan masyarakat hingga aktivitas perekonomian.
