FAKTA BERITA, TERNATE – Keikutsertaan Bupati Bangka Barat Markus, S.H., dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XII Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Tahun 2026 di Kota Ternate menjadi momentum untuk melihat potensi sejarah dan budaya sebagai kekuatan baru dalam pengembangan pariwisata daerah.
Rakernas JKPI 2026 memperlihatkan bahwa pusaka tidak harus berhenti sebagai peninggalan masa lalu. Sejarah, budaya, gastronomi dan tradisi masyarakat dapat dihidupkan menjadi bagian dari pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM hingga penguatan identitas daerah.
Semangat tersebut memiliki relevansi kuat bagi Bangka Barat. Kabupaten ini memiliki kekayaan sejarah, kawasan dan bangunan bersejarah, tradisi masyarakat, seni budaya hingga jejak pertambangan timah yang menjadi bagian penting perjalanan daerah.
Khususnya di Mentok, sejumlah peninggalan seperti Pesanggrahan Menumbing, Museum Timah Indonesia, Kelenteng Kung Fuk Miaw, Rumah Mayor, Mercusuar Tanjung Kalian dan Masjid Jami’ Mentok dapat menjadi bagian dari narasi wisata pusaka yang lebih terintegrasi.
Tantangannya bukan sekadar menjaga bangunan atau situs bersejarah, tetapi bagaimana menghubungkan berbagai warisan tersebut menjadi pengalaman wisata yang menarik sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.
