FAKTA BERITA, BANGKA TENGAH – Kabupaten Bangka Tengah resmi menjadi salah satu daerah di Indonesia yang ditetapkan sebagai objek pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT), program sekolah negeri gratis yang mengintegrasikan jenjang SMP dan SMA dalam satu sistem pendidikan berkelanjutan. Rabu (3/8/2026).
Kepastian itu ditandai dengan penandatanganan perjanjian hibah lahan antara Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman dan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Suharti, pada Kamis (30/7/2026) lalu bertempat Hotel Episode, Gading Serpong, Tangerang.
Perlu diketahui, Sekolah Nasional Terintegrasi akan dibangun di Desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah, dengan mengusung Kurikulum Nasional berbasis pendekatan Deep Learning STEAMS. Program ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) di bidang pendidikan yang bertujuan menghadirkan layanan pendidikan bermutu secara merata di berbagai daerah.
Dalam sambutannya, Sekjen Kemendikdasmen Suharti mengatakan, pada 2026 pemerintah menargetkan pembangunan SNT di 37 kabupaten/kota di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 17 daerah telah memulai pembangunan dan menerima peserta didik pada tahun ajaran 2026/2027, sedangkan 20 daerah lainnya, termasuk Bangka Tengah, akan memulai pembangunan tahun ini dengan penerimaan siswa direncanakan pada tahun ajaran berikutnya.
Menurut Suharti, pembangunan SNT diharapkan mampu membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak di daerah sehingga mereka memperoleh kesempatan yang setara untuk belajar, mengembangkan potensi, serta meraih masa depan yang lebih baik tanpa harus meninggalkan daerah asalnya.
