Dugaan Pengerit BBM di Koba Jadi Sorotan, Pertamina Buka Suara

SEPUTARFAKTA, BANGKA TENGAH – Pihak Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) menyikapi pemberitaan terkait maraknya pengerit BBM subsidi di SPBU Berok dan SPBU Nibung Kecamatan Koba yang sempat memviral di medsos, hingga pengecer yang menjual dengan harga tinggi tembus di Rp.14ribu/liter belakangan ini sehingga meresahkan masyarakat.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi menegaskan, pihaknya akan memperketat pengawasan dan penyaluran BBM subsidi tersebut.

“Kami memastikan penyaluran BBM bersubsidi jenis Pertalite di seluruh SPBU dilakukan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan Pemerintah guna menjamin distribusi yang tepat sasaran serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya kepada awak media, Sabtu siang (04/07/2026).

Ia juga menegaskan, Pertamina segera menindaklanjuti informasi yang beredar terkait dugaan penyalahgunaan penyaluran Pertalite di wilayah Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, dengan melakukan monitoring serta berkoordinasi dengan pengelola SPBU untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

“Pertamina telah menginstruksikan seluruh SPBU di wilayah Koba, Bangka Tengah dan sekitarnya, agar memberikan pelayanan kepada konsumen sesuai standar operasional prosedur (SOP), melakukan pencocokan data barcode dengan kendaraan yang melakukan pengisian, serta tidak melayani pengisian BBM bersubsidi secara berulang maupun kepada kendaraan yang terindikasi menggunakan tangki modifikasi atau sarana lain yang tidak sesuai dengan ketentuan,” tegas Rusminto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *