FAKTA BERITA, PANGKALPINANG – Kondisi APBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang masih mengalami tekanan fiskal membuat DPRD Babel mulai memberi perhatian serius terhadap arah pemangkasan anggaran di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Sekretaris Komisi II DPRD Babel, Elvi Diana, menegaskan efisiensi anggaran jangan sampai berdampak pada lumpuhnya pelayanan maupun menurunnya kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan daerah, Kamis (21/5/2026).
Menurut Politisi PDI Perjuangan itu, situasi keuangan daerah memang membuat ruang gerak pemerintah menjadi terbatas. Namun di tengah kondisi tersebut, ia meminta program-program penting yang berkaitan dengan peningkatan kualitas aparatur tetap dipertahankan.
“Memang kondisi APBD kita belum baik karena masih defisit. Tapi jangan sampai pemangkasan justru mematikan program yang sifatnya penting, terutama peningkatan SDM seperti pendidikan, pelatihan dan diklat,” ujar Elvi Diana.
Ia mengatakan, sejumlah pembahasan anggaran di tingkat komisi telah dilakukan dan selanjutnya akan dibawa ke Badan Anggaran (Banggar) DPRD Babel untuk disesuaikan kembali dengan kemampuan fiskal daerah.
Meski demikian, Elvi mengingatkan agar proses penyesuaian anggaran dilakukan secara selektif dan tidak sekadar memangkas tanpa melihat dampak terhadap kinerja OPD.
Menurutnya, OPD yang berhubungan langsung dengan peningkatan pendapatan daerah justru harus diperkuat agar mampu membantu memperbaiki kondisi fiskal Bangka Belitung ke depan.
