FAKTA BERITA, PANGKALPINANG – Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalami peningkatan signifikan sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Babel, hingga September 2025 tercatat 140.376 kasus ISPA dari seluruh kelompok usia, naik sekitar 49 persen dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 114.410 kasus.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Kep. Babel, Meiristia Qomariah, SKM, M.Epid, menjelaskan peningkatan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama kondisi cuaca ekstrem dan perubahan musim yang terjadi pada 2025.
“Lonjakan kasus ISPA tahun ini bisa disebabkan oleh pengaruh perubahan musim, terutama saat pancaroba, ketika suhu udara dan kelembaban berubah drastis. Kondisi ini mempercepat perkembangan virus dan bakteri di udara,” jelas Meiristia, Rabu (12/11/2025).
Selain faktor cuaca, lemahnya daya tahan tubuh masyarakat serta kebiasaan buruk seperti merokok dan tidak menggunakan alat pelindung diri ketika berinteraksi dengan pasien juga memperparah penularan ISPA.
Dari data sebaran wilayah, Kota Pangkalpinang tercatat memiliki jumlah kasus ISPA terbanyak, yaitu 34.528 kasus, diikuti Kabupaten Bangka Tengah sebanyak 26.082 kasus dan Kabupaten Bangka 22.952 kasus. Sementara peningkatan kasus tertinggi terjadi di Kabupaten Bangka Selatan dengan kenaikan mencapai 106 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Pangkalpinang menjadi daerah dengan penemuan kasus tertinggi karena masyarakatnya sudah cukup sadar untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan. Sedangkan peningkatan paling tinggi di Bangka Selatan disebabkan oleh cakupan pelaporan dari rumah sakit yang semakin baik,” kata Meiristia.
