Ketua GMNI Babel Nilai Ketidaksinkronan Data Keuangan Bukti Lemahnya Transparansi Pemerintah

FAKTA BERITA, PANGKALPINANG – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bangka Belitung mendesak Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk segera menelusuri dugaan adanya dana mengendap di kas daerah. Hal ini menyusul mencuatnya isu terkait tidak tersalurnya sejumlah anggaran yang diduga menjadi salah satu penyebab melambatnya perekonomian masyarakat daerah.

Ketua DPC GMNI Bangka Belitung, Aditya Nugraha, menegaskan bahwa persoalan ini tidak boleh dibiarkan mengambang tanpa kejelasan. Ia meminta agar Pemprov segera membuka data dan melakukan investigasi menyeluruh terhadap dugaan tersebut.

“Kekisruhan soal dana mengendap ini harus diselidiki lebih dalam. Apakah benar ada dana yang belum tersalurkan atau justru dijadikan kambing hitam atas turunnya kondisi ekonomi masyarakat?” ujar Aditya, Jumat (31/10/2025).

Aditya juga menyoroti adanya ketidaksinkronan antara data keuangan pusat dan daerah yang menurutnya menimbulkan kecurigaan publik. Ia menilai hal tersebut sebagai bukti lemahnya sistem pelaporan dan koordinasi antar lembaga pemerintah.

“Ketidaksinambungan data antara pusat dan daerah ini menunjukkan bahwa ada masalah serius dalam sistem pengelolaan anggaran. Publik berhak tahu ke mana aliran dana itu sebenarnya berjalan,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *